Khofifah Ajak Warga Jatim Tanam Pohon Setiap Ulang Tahun


LUMAJANG, berita
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah melakukan kegiatan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Gelagah Arum, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim.

Khofifah mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk menanam pohon setidaknya satu kali dalam setahun. Ia bahkan membagikan pengalamannya sendiri, yang sudah melakukannya sejak tahun 1991.

"Ya itu loh paling tidak tiap ulang tahun rek (menanam). Saya melakukan itu dari 1991, setiap ulang tahun saya menanam itu dan anak-anak saya sampai sekarang kalau HUT saya mereka pun juga kasih tanaman," kata Khofifah di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Jumat (12/12/2025).

Menurut Khofifah, gerakan menanam pohon bukan hanya sekadar seremonial. Namun, ia menekankan bahwa ini adalah tindakan nyata untuk menjaga keberlanjutan alam. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta mendukung target nasional Net Zero Emission (NZE) 2060.

Ia optimis bahwa Indonesia bisa mencapai target tersebut lebih cepat jika setiap individu mau berkontribusi dengan menanam pohon secara maksimal.

"Kalau Indonesia menarget Net Zero Emission 2060, maka tugas kita bersama untuk bisa menyiapkan terwujudnya 2060 itu pada Net Zero Emission," ujarnya.

Salah satu jenis pohon yang direkomendasikan oleh Khofifah adalah mangrove. Menurutnya, mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida lima kali lebih besar dibandingkan pohon biasa.

"Mangrove bisa menyerap karbon dioksida lima kali lebih banyak dari pohon lain. Sedapat mungkin kita melakukan lebih banyak, lebih sering," kata Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan informasi bahwa Festival Mangrove ke-9 akan digelar pada 22 Desember mendatang di Pacitan. Ini merupakan bentuk komitmen Jawa Timur dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan.

"Festival mangrove ke-9 akan kita lakukan di Pacitan. Ini penanda bahwa kita mencintai alam dan bersama memperkuat daya dukung lingkungan," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menilai bahwa menanam satu batang pohon adalah sedekah oksigen yang bisa dinikmati oleh banyak orang.

Ini sedekah oksigen. Harapannya, masyarakat Jawa Timur meniru, minimal satu orang menanam satu atau dua pohon setiap tahun, ujar Indah.

Tantangan Lingkungan dan Upaya Bersama

Perubahan iklim menjadi salah satu isu utama yang harus dihadapi oleh seluruh masyarakat. Dengan semakin meningkatnya emisi karbon, tindakan nyata seperti menanam pohon menjadi sangat penting.

Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Melibatkan semua elemen masyarakat, baik individu maupun komunitas, dalam kegiatan penanaman pohon.
* Mengedepankan pohon-pohon yang memiliki kemampuan menyerap karbon tinggi, seperti mangrove.

Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, Indonesia dapat memenuhi target Net Zero Emission lebih cepat. Selain itu, kegiatan penanaman pohon juga menjadi bagian dari upaya untuk melestarikan ekosistem dan menjaga keseimbangan alam.

Pentingnya Festival Mangrove

Festival Mangrove ke-9 yang akan diselenggarakan di Pacitan bukan hanya sebagai acara tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap lingkungan. Acara ini akan menjadi ajang edukasi, pameran, dan diskusi tentang pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekologi.

Dengan adanya festival ini, diharapkan masyarakat lebih memahami manfaat mangrove dan termotivasi untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon.

Kesimpulan

Kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah menjadi contoh nyata dari komitmen terhadap lingkungan. Dengan mengajak masyarakat untuk turut serta, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam dapat meningkat.

Setiap individu, meski dengan langkah kecil, dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan begitu, target nasional seperti Net Zero Emission 2060 dapat tercapai lebih cepat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan