
Perjalanan Kopi Kamu dalam Membuka Peluang bagi Barista Berkebutuhan Khusus
Kopi Kamu, sebuah kafe di Jakarta, telah menjadi contoh nyata dari keberhasilan kolaborasi antara bisnis dan komunitas penyandang disabilitas. Dalam perayaan dua tahun kafenya yang mempekerjakan barista berkebutuhan khusus, pemiliknya, Rocky J. Pesik, terlihat berkaca-kaca. Langkah kecil yang diambilnya dengan bekerja sama dengan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) berhasil menciptakan dampak positif yang luar biasa.
Pengalaman Emosional yang Menarik Banyak Pelanggan
Menurut Rocky, sejumlah besar pelanggan datang khusus untuk bertemu para barista berkebutuhan khusus. Mereka merasa memiliki kedekatan emosional saat berinteraksi langsung dengan para barista. Bahkan, banyak pelanggan yang datang dari luar Jakarta, seperti Aceh hingga Merauke.
"Ada banyak pelanggan dari seluruh Indonesia yang datang ke sini," ujar Rocky saat ditemui usai acara ulang tahun kedua Kopi Kamu bersama barista down syndrome.
Antusiasme ini terlihat nyata selama dua tahun terakhir. Ruang kafe yang semakin luas serta jumlah barista yang meningkat menjadi bukti nyata dari kesuksesan ini.
Saat berita berkunjung ke Kopi Kamu pada Mei 2024, hanya ada tujuh barista berkebutuhan khusus yang aktif bekerja. Namun, kini jumlahnya meningkat menjadi 10 barista. Awalnya hanya enam orang dengan jam kerja tiga hari dalam seminggu, kini hampir setiap hari mereka hadir.
Menu Kopi Kamu yang Beragam
Selain menikmati suasana kafe, pengunjung juga bisa mencoba berbagai menu yang tersedia. Kopi Kamu menyediakan aneka minuman kopi, nonkopi, camilan, hingga makan berat dengan harga mulai dari Rp 19.000.
Beberapa menu populer termasuk Kopi Kamu Keren, Vietnam Drip, Affogato, Cafe Latte, Cappuccino, Matcha Latte, Korean Flavored Milk, Sunset Road Matcha, dan Lemon Tea. Untuk makanan, tersedia Fish and Chips, Beef Rice, Danish Apple Pie, French Fries, hingga Sate Ayam.
Sejarah Singkat Kopi Kamu
Kopi Kamu sudah berdiri sejak 2010. Sebelumnya, kafe ini dibuka dengan nama Camus Coffee pada 2008. Rocky pertama kali mengenal POTADS di festival dekat rumahnya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, dua tahun silam.
Orang-orang berkebutuhan khusus di bawah naungan POTADS hadir di salah satu stan bazar dan membuka gerai kopi. Ia kemudian teringat dengan keponakannya yang juga seorang penyandang down syndrome.
"Saya bertanya pada orangtua di bazar itu. Mereka bilang, ada banyak kelas untuk mengisi waktu anak-anak. Walaupun buka stan kopi, mereka tidak membuat kopi setiap hari," ujar Rocky.
Rencana Membuka Gerai di Yogyakarta
Sukses di Jakarta, Rocky kini berencana membuka gerai baru di Yogyakarta. "Saat ini kami sedang meluncurkan pendidikan barista untuk penyandang down syndrome di Yogyakarta," ujar dia.
Menurut Ketua Umum POTADS, Eliza Rogi, masih banyak orang tua dengan anak berkebutuhan khusus di Yogyakarta yang belum mampu membayar kelas pelatihan. Biaya kelas di Jakarta sekitar Rp 450.000 per anak per bulan, namun di Yogyakarta, banyak orang tua yang belum sanggup.
Untuk itu, POTADS berusaha mencari dana agar penyandang down syndrome kurang mampu bisa mengikuti kelas pelatihan tanpa biaya.
Bujet pelatihan barista berkebutuhan khusus di Yogyakarta sekitar Rp 400.000 per orang per bulan. Dana ini digunakan untuk membeli peralatan dan bahan membuat kopi, serta membayar pelatih para barista.
"Sekarang ini lagi pelatihan untuk calon pelatih mereka. Januari 2026 nanti baru dimulai kelas baristanya," ungkap Eliza.
Rocky menargetkan barista berkebutuhan khusus bisa bekerja di Kopi Kamu Yogyakarta mulai pertengahan tahun depan. Dana pendidikan barista ini tidak hanya berasal dari anggota POTADS maupun Kopi Kamu, melainkan terbuka bagi pihak luar, termasuk pelanggan yang ingin menyumbang.
Bagi kamu yang tertarik ikut berdonasi untuk beasiswa pendidikan kelas barista bagi orang berkebutuhan khusus di Yogyakarta, bisa menghubungi Kopi Kamu maupun POTADS via Instagram masing-masing.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar