Kisah korban WO Ayu Puspita: Resepsi tanpa makanan, katering 1.000 hanya 20 porsi

Penipuan oleh Wedding Organizer Ayu Puspita Mengguncang Ratusan Pasangan Pengantin

Kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Banyak pasangan pengantin mengaku tertipu setelah menggunakan jasa WO tersebut, dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kekacauan dalam Acara Pernikahan

Banyak korban mengungkapkan pengalaman buruk mereka saat acara pernikahan berlangsung. Salah satu kasus yang viral adalah resepsi tanpa makanan. Nana, salah satu korban, menceritakan bagaimana acara pernikahan sepupunya berantakan karena tidak ada hidangan yang tersaji untuk tamu undangan.

"Acara sudah mulai katering nggak ada sama sekali," ujarnya. Keluarga pengantin sempat menghubungi pihak katering yang seharusnya disediakan oleh WO, tetapi respons yang diterima tidak jelas. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk memesan makanan melalui aplikasi pesan antar, meski jumlahnya tidak cukup untuk semua tamu.

Situasi ini membuat suasana acara berubah tegang. Bahkan, kedua mempelai menangis di pelaminan lantaran masalah tersebut. Orang tua mempelai pria sampai lemas dan orang tua mempelai wanita turun panggung duluan sebelum acara selesai.

Pesanan Katering 1.000 Porsi Hanya 20 Porsi

Selain itu, korban lain bernama Akmal juga mengeluhkan pengalaman buruknya. Ia memesan katering sebanyak 1.000 porsi dari WO Ayu Puspita, tetapi hanya 20 porsi yang datang. Ketika itu, Akmal dan istri masih berpikir positif, menduga pengantar katering terlambat atau mengalami hambatan di perjalanan.

Namun, ketika hanya 20 porsi yang datang, mereka tak terima dan langsung menolaknya. Bahkan, makanan itu datang sangat terlambat. "Ternyata yang datang itu cuma driver Lalamove-nya, enggak ada orang WO-nya. Dan cuma ada 20 porsi doang," ujar Akmal.

Tidak hanya itu, dekorasi ruang pernikahan juga tidak diselesaikan dengan sempurna oleh pihak WO. Acara pun tetap dilanjutkan dengan gubukan makanan siap saji yang dipesan secara terpisah dari WO.

Rumah Ayu Puspita Digeruduk Warga

Buntut dari kasus dugaan penipuan ini, rumah Ayu Puspita digeruduk warga yang merasa kecewa. Rumah Ayu Puspita yang berada di kawasan Cipayung, Jakarta Timur tampak didatangi para korban yang rata-rata adalah pengantin baru.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko membenarkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya puluhan orang yang menggeruduk rumah pemilik WO Ayu Puspita. "Ada juga korban yang melapor ke Polda Metro Jaya," kata Iptu Edy Handoko.

Para korban rata-rata sudah membayar penuh biaya, namun ada juga yang baru memberikan uang tanda jadi. Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal mengatakan, polisi ikut mendampingi masyarakat yang mengadu dan mendatangi rumah Ayu Puspita.

Di rumah itu berkumpul lebih dari 200 orang untuk meminta pertanggungjawaban kepada Ayu Puspita. Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban pihak wedding organizer. Polisi juga membantu melakukan mediasi agar tak ada aksi main hakim sendiri.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan