
Pendidikan Berbasis Industri di BINUS Malang
Pendidikan di BINUS Malang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Melalui kurikulum yang relevan dan program Enrichment selama satu tahun, BINUS Malang secara konsisten membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional dan kepercayaan diri untuk membangun karier impian mereka.
Pengalaman Nyata dalam Dunia Kerja
Salah satu contoh nyata adalah Vito Pramudita Minardi, seorang Binusian 2024 dari jurusan Computer Science yang kini bekerja sebagai Data Engineer di Shopee Indonesia. Minatnya pada data dipertajam melalui peminatan Artificial Intelligence, serta pengalaman Enrichment magang satu tahun di Blibli. Berbekal pengalaman itu, ia menguasai ETL, data cleaning, hingga data warehouse, kemampuan inti yang membuatnya siap kerja bahkan sebelum lulus.
“Hasil tidak mengkhianati proses, selama seseorang berani memulai langkah pertama,” ujarnya.
Dari ranah komunikasi, Anggeli Shinta Novitasari, Binusian 2025 dari Ilmu Komunikasi, kini berkarier sebagai Brand Executive di PT Universal Indofood Product (UNIBIS). Pengalaman magang dua semester di Wings Group memberinya pemahaman nyata tentang komunikasi merek, riset pasar, hingga strategi kampanye.
“Keluar dari zona nyaman adalah kunci pembelajaran yang sesungguhnya,” tuturnya, menegaskan bagaimana bekal akademik dan pengalaman praktik di BINUS memudahkannya memasuki industri FMCG yang kompetitif.
Kreativitas dan Eksplorasi di Kampus
Cerita serupa datang dari Gracia Veronica Soetjipto, alumni Public Relations, yang kini bekerja sebagai E-Commerce Development Executive di Wings Group. Ia menangani kampanye live shopping, kolaborasi talent, hingga strategi affiliate marketing. Lingkungan kampus yang mendorong eksplorasi dan kreativitas membuatnya siap menghadapi ritme cepat industri FMCG.
“Selama masih muda, saatnya mencoba sebanyak mungkin hal baru,” ujarnya.
Di bidang desain, Dyah Ayu Sekarningrum (Sekar), Binusian 2022 dari Desain Interior, kini menjadi Project Manager di IBAL Studio, Bali. Perjalanannya tidak linier, mulai dari drafter, supervisor, hingga 3D designer. Namun semua proses itu ia jalani berbekal fondasi desain yang ia dapatkan selama studi.
“Keberanian mencoba dan bertahan adalah kunci tumbuhnya kepercayaan diri,” katanya.
Kewirausahaan di BINUS Malang
Semangat kewirausahaan juga tumbuh kuat melalui ekosistem BINUS. Adian Arya Pradana, Binusian Entrepreneurship Business Creation 2025, mendirikan Studiosapi Box, bisnis kemasan premium yang kini melayani pasar lokal hingga ekspor Malaysia–Singapura. Program Enrichment Entrepreneurship memberinya ruang untuk menerapkan teori bisnis dan membangun usahanya sejak kuliah.
“Fokus pada satu industri, dalami, dan tekuni. Jangan mudah tergoda tren,” tegasnya.
Seni Digital dan Karya Global
Dari bidang seni digital, Abhinaya Buyung Fernando, alumni Visual Communication Design, kini berkarya sebagai Pixel Artist di Megacat Studios (Amerika Serikat). Ia menggabungkan seni visual dan budaya digital melalui storytelling, keterampilan yang ia asah melalui berbagai proyek kreatif selama kuliah. Kini karyanya menjadi bagian dari produksi game yang menjangkau audiens global.
Kesimpulan
Kisah para alumni ini memperlihatkan bagaimana BINUS bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi fondasi yang memperkuat kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Melalui pembelajaran yang relevan, dukungan ekosistem industri, dan pengalaman praktik nyata, BINUS membantu mahasiswa menemukan arah, membangun kapasitas, dan memasuki dunia profesional dengan percaya diri.
Dengan semangat Fostering and Empowering the Society, BINUS @Malang berkomitmen menyiapkan generasi yang kompeten, visioner, dan mampu bersaing di tingkat lokal maupun global.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar