Klinik Soedirman Juara Transformasi Digital BPJS Kesehatan 2025

Klinik Soedirman Juara Transformasi Digital BPJS Kesehatan 2025

Klinik Pratama Soedirman Meraih Penghargaan Transformasi Digital BPJS Kesehatan Tahun 2025

Klinik Pratama Soedirman di Purwokerto berhasil meraih Penghargaan Transformasi Digital BPJS Kesehatan Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas komitmen klinik dalam menerapkan layanan kesehatan berbasis digital sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Pengakuan ini menunjukkan upaya klinik dalam mengadopsi inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan diberikan karena keberhasilan Klinik Pratama Soedirman dalam mengimplementasikan beberapa sistem digital penting, seperti Integrasi P-Care, Antrean Online, serta I-CARE. Sistem-sistem ini menjadi bagian dari program transformasi digital BPJS Kesehatan yang bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Sertifikat penghargaan ditandatangani oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, dan diserahkan oleh BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto pada Senin, 29 Desember 2025. Proses penilaian dilakukan secara nasional sepanjang tahun 2025, dengan partisipasi dari berbagai fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto, yang mencakup Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga, sebanyak 341 fasilitas kesehatan mengikuti penilaian. Namun, hanya 23 fasilitas yang dinilai memenuhi kriteria penerima penghargaan. Hal ini menunjukkan tingginya standar yang diterapkan dalam program transformasi digital BPJS Kesehatan.

Kepala Badan Pengembangan Usaha Universitas Jenderal Soedirman, Dr. Adi Indrayanto, MSc, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti kemampuan klinik dalam beradaptasi dengan transformasi digital sektor kesehatan. Ia juga menekankan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu layanan berbasis teknologi.

Sementara itu, Koordinator Unit Layanan Kesehatan Klinik Pratama Soedirman, dr. Madya Wicaksono, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh tim klinik. Dengan kerja sama yang baik, klinik berhasil meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kenyamanan layanan bagi peserta JKN.

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Klinik Pratama Soedirman sebagai salah satu FKTP berprestasi dalam penerapan transformasi digital BPJS Kesehatan. Dengan adanya inovasi teknologi, klinik tidak hanya memberikan layanan yang lebih efisien, tetapi juga meningkatkan pengalaman pasien dalam mengakses layanan kesehatan.

Inovasi yang Mengubah Cara Pelayanan Kesehatan

Berikut beberapa inovasi yang diterapkan oleh Klinik Pratama Soedirman:

  • Integrasi P-Care: Sistem ini memungkinkan klinik untuk terhubung langsung dengan database BPJS Kesehatan, sehingga memudahkan proses verifikasi data peserta JKN dan pembayaran klaim.
  • Antrean Online: Peserta JKN dapat melakukan pendaftaran antrean secara online, sehingga mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan saat berkunjung ke klinik.
  • I-CARE: Sistem informasi kesehatan yang digunakan untuk memantau kondisi kesehatan pasien secara real-time dan memberikan rekomendasi pengobatan yang sesuai.

Dengan penerapan sistem-sistem tersebut, Klinik Pratama Soedirman menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi klinik untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan