
Pengangkatan Kombes Pol Dedy Tabrani sebagai Kepala BNNP Aceh
Putra Aceh, Kombes Pol Dedy Tabrani, SIK, MSi, dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh pada Jumat, 12 Desember 2025. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala BNNP Kalimantan Tengah. Kombes Pol Dedy Tabrani dilantik langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto di Mabes BNN RI.
Kombes Pol Dedy Tabrani lahir di Kota Banda Aceh pada 15 Oktober 1976. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999. Kini, ia kembali ke Aceh setelah sebelumnya menjabat di Kalimantan Tengah, mengisi jabatan yang ditinggalkan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang diangkat sebagai Kapolda Aceh.
Karier dan Prestasi Kombes Pol Dedy Tabrani
Dalam perjalanan kariernya, Kombes Pol Dedy Tabrani dikenal sebagai perwira dengan latar belakang kuat di bidang reserse dan operasional kepolisian. Salah satu momen penting dalam kariernya adalah saat ia terlibat langsung dalam pelumpuhan teroris pada peristiwa Bom Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Januari 2016 silam.
Saat kejadian, ia bersama perwira polisi lainnya, yakni AKBP Untung Sangaji melakukan kontak tembak jarak dekat dengan para pelaku. Meskipun tidak sedang membawa senjata dinas lengkap, Kombes Pol Dedy Tabrani berhasil meminjam sebuah revolver dan melumpuhkan dua pelaku utama, Afif dan Muhammad Ali, hanya dengan enam butir peluru.
Pengalaman ini kemudian memotivasi dirinya untuk mendalami studi mengenai jaringan terorisme dan ilmu kepolisian. Saat itu, Kombes Pol Dedy Tabrani menjabat Kapolsek Metro Menteng wilayah yang termasuk dalam area penyerangan. Dalam baku tembak dengan pelaku teror, Dedy berhasil menembak mati seorang teroris yang terlibat dalam serangkaian ledakan dan penembakan di sekitar Starbucks Coffee, kawasan Sarinah.
Atas keberaniannya, dua pekan kemudian, pada 26 Januari 2016, ia dianugerahi penghargaan pin emas oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan kepada Dedy bersama 16 personel Polri lainnya yang berjasa mengamankan kawasan Thamrin dari aksi teror.
Setelah insiden Sarinah, Dedy dipromosikan sebagai Analis Kebijakan Muda Polres Metro Jakarta Pusat sekaligus mengikuti Sekolah Pimpinan Menengah di Lembang.
Perjalanan Karier yang Beragam
Karier Kombes Pol Dedy Tabrani terus berkembang dengan berbagai posisi strategis, antara lain: * Kapolres Dairi (2016), * Kapolres Purwakarta (2017), * Pamen Korbrimob Polri (2018), * Pamen Lemdiklat Polri dalam rangka pendidikan S3, * Wakapolresta Tangerang (sejak 2019), * Kepala BNNP Kalimantan Tengah (2025).
Pengalaman beragam di berbagai satuan tersebut semakin memperkuat kompetensi Dedy sebagai perwira dengan kemampuan manajerial dan operasional yang mumpuni.
Prestasi Akademik yang Mengagumkan
Tidak hanya sukses di lapangan, Dedy Tabrani juga mengukir prestasi cemerlang di dunia akademik. Ia menuntaskan studi doktoral di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Jakarta pada 14 Oktober 2020. Dengan nilai 98,66, ia berhasil meraih predikat Summa Cum Laude, sebuah pencapaian yang jarang diraih di lingkungan pendidikan perwira tinggi Polri.
Kembali ke Aceh
Setelah lama berkarir di luar, Kombes Pol Dedy Tabrani kini kembali ke Aceh dan menjabat sebagai Kepala BNNP Aceh. Hal ini menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Aceh, mengingat prestasi yang ditorehkan Kombes Dedy diharapkan dapat membawa dampak baik terhadap kemajuan Aceh, khususnya dalam pemberantasan narkoba.
Dengan rekam jejak yang kompletheroik, profesional, dan akademisKombes Pol Dr. Dedy Tabrani menjadi salah satu putra terbaik Aceh yang terus mengharumkan daerah kelahirannya melalui pengabdian di institusi kepolisian. Sosoknya pun kerap menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin berkarier dalam bidang keamanan dan penegakan hukum.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar