
Program Pelatihan Vokasi Intensif di SLB Mimika
Sekolah Luar Biasa (SLB) Mimika kini tengah menggelar serangkaian pelatihan vokasi intensif sepanjang bulan Desember 2025. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru, siswa, dan alumni SLB Mimika dalam berbagai bidang keterampilan.
Kepala SLB Mimika, Sunardin, menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat penting karena sebagian besar guru keterampilan di SLB tidak berasal dari jurusan vokasi. Mereka lebih banyak merupakan guru kelas atau guru umum yang perlu diberikan bekal terlebih dahulu sebelum mengajar siswa.
Program vokasi ini mencakup berbagai bidang seperti membatik, tata boga, sablon, kecantikan, dan pembuatan aksesori. Pelatihan ini didukung oleh dana hibah Pemda Mimika senilai lebih dari Rp2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pembinaan siswa, pengadaan alat bantu disabilitas, seperti kursi roda khusus dari Solo.
Sunardin menyampaikan bahwa pelatihan ini dilakukan sebagai respons terhadap kebijakan nasional yang mewajibkan SLB untuk mengikuti lomba-lomba keterampilan. Oleh karena itu, pihak sekolah mendatangkan narasumber profesional dari berbagai daerah, seperti sablon dari Jakarta dan membatik dari Makassar.
Beberapa bidang keterampilan telah selesai dilaksanakan, seperti tata boga dan membatik. Sementara itu, pelatihan kecantikan dan sablon masih akan berlangsung.
Berbagai Bidang Keterampilan yang Dijalankan
- Membatik: Pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar teknik membatik yang sesuai dengan standar industri.
- Tata Boga: Peserta diajarkan berbagai keterampilan memasak dan penyajian makanan.
- Sablon: Teknik sablon diberikan kepada peserta agar mereka dapat membuat produk tekstil sendiri.
- Kecantikan: Pelatihan ini mencakup berbagai teknik perawatan kulit dan kecantikan.
- Pembuatan Aksesori: Peserta diajarkan cara membuat aksesori dari bahan-bahan sederhana.
Pendanaan dan Penggunaan Dana
Total pembiayaan program vokasi, pembinaan siswa, hingga pengadaan alat bantu disabilitas mencapai lebih dari Rp2 miliar. Dana tersebut berasal dari dana hibah Dinas Sosial Kabupaten Mimika. Penggunaan dana ini mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari biaya pelatihan hingga pengadaan alat bantu seperti kursi roda khusus.
Suksesnya Kegiatan Lain
Selain pelatihan vokasi, SLB Mimika juga sukses menggelar kegiatan parenting yang dihadiri oleh peserta melampaui target. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara orang tua dan anak, serta memberikan wawasan tentang pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus.
Kedepannya
Sunardin menekankan bahwa pelatihan vokasi ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa dan alumni SLB Mimika memiliki kemampuan yang cukup untuk bersaing di dunia kerja.
Dengan adanya program ini, SLB Mimika berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup para siswanya dan membantu mereka menjadi lebih mandiri.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar