Konferensi Besar 2025: Sumsel Perkuat Infrastruktur untuk Investasi Jangka Panjang


aiotrade,
PALEMBANG — Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) terus memprioritaskan penguatan infrastruktur sebagai strategi utama dalam menarik arus investasi jangka panjang. Melalui pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), pemerintah daerah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur fisik maupun nonfisik guna menciptakan iklim usaha yang semakin kompetitif.

Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Sumsel Hari Wibawa menjelaskan bahwa PSN menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya tarik investasi daerah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference bertajuk Peran PSN dalam Mendorong Investasi Jangka Panjang di Sumsel, yang berlangsung di Aston Hotel Palembang, Senin (8/12/2025).

“Kita ibaratkan ketika ingin menerima tamu, rumah harus rapi, aksesnya baik, parkirnya memadai, pencahayaan bagus, dan suasananya aman. Prinsip itu pula yang kita terapkan dalam mempersiapkan Sumsel bagi investor,” ujarnya.

Hari menjelaskan bahwa strategi penguatan daya saing investasi dilakukan melalui dua pilar utama, yaitu hard infrastructure dan soft infrastructure.

Hard Infrastructure

Hard infrastructure mencakup pembangunan sarana fisik yang mendukung kegiatan ekonomi seperti jalan tol, jembatan, jalur kereta, dan pelabuhan, termasuk penguatan pasokan energi dan air bersih hingga pengembangan kawasan industri berbasis energi hijau.

Soft Infrastructure

Sementara itu, soft infrastructure meliputi pembenahan aspek nonfisik seperti penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, peningkatan keamanan dan kepastian hukum, serta peningkatan kualitas layanan publik.

“Seluruh langkah ini berfokus pada penurunan biaya logistik dan peningkatan efisiensi dunia usaha,” jelas dia.

Berdasarkan data Bappeda Sumsel, PSN di wilayah itu dibagi menjadi beberapa kategori. Pertama, PSN infrastruktur dan transportasi yang mencakup jalan tol, Pelabuhan Palembang Baru, Kereta Api Logistik Lahat-Kertapati, dan LRT Sumsel.

Kategori PSN di Sumsel

Berikut adalah kategori-kategori PSN yang sedang dikembangkan di Sumsel:

  • PSN Infrastruktur dan Transportasi
  • Jalan Tol
  • Pelabuhan Palembang Baru
  • Kereta Api Logistik Lahat-Kertapati
  • LRT Sumsel

  • PSN Energi dan Industri

  • Bahan bakar hijau milik Pertamina RU
  • Gasifikasi batubara Tanjung Enim
  • Upgrading kilang dan turunannya
  • Kawasan industri Tanjung Enim
  • Pengolahan sampah menjadi listrik

  • Proyek yang Mendukung Ketahanan Pangan dan Air

  • Bendungan Tiga Dihaji
  • Jaringan irigasi di Lematang dan Komering
  • Project food estate di hampir 7 kabupaten
  • Peningkatan produksi daging dan susu sapi
  • Program makan bergizi gratis (MBG)

Hari menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sumsel ke depan diperkirakan akan berada di jalur percepatan, sejalan dengan belanja modal pemerintah daerah yang akan tumbuh lebih positif dibandingkan tahun ini.

Selain itu, optimisme didorong juga oleh sejumlah proyek seperti groundbreaking pabrik CCO di Banyuasin dengan nilai investasi Rp500 miliar, ekspansi OKI Pulp and Paper, penyelesaian pabrik pusri IIIB, dan kelanjutan Jalan Tol Trans Sumatra Palembang-Jambi.

Proyek-Proyek yang Menjadi Harapan

Beberapa proyek lain yang menjadi harapan untuk menggerakkan ekonomi Sumsel antara lain:

  • Ekspansi jalur transportasi batubara
  • Pabrik kelapa sawit baru di Musi Banyuasin
  • Groundbreaking Pelabuhan Tanjung Carat
  • Realisasi program tiga juta rumah

Lebih lanjut, dia menambahkan, PSN menjadi harapan tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga para calon investor di Sumsel. Pasalnya, dampak dari adanya proyek itu dapat mendukung dunia usaha seperti penurunan biaya logistik dan operasional.

Hari juga membeberkan bahwa PSN juga dapat memberikan kepastian dan kemudahan perizinan, sehingga meningkatkan daya tari investor baru maupun investasi turunan lainnya.

“Penyerapan tenaga kerja juga akan meningkat, industri tumbuh, konektivitas meningkat dan investasi swasta juga akan masuk ke Sumsel, serta pengembangan daerah akan merata,” tutupnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan