
Penundaan Kongres PSSI Jawa Barat Masih Menunggu Arahan dari Pusat
Asprov PSSI Jawa Barat masih menunggu arahan dari PSSI terkait pelaksanaan kongres pemilihan ketua umum. Sebelumnya, PSSI resmi menunda dan mencabut rekomendasi seluruh tahapan serta pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Provinsi dan Asosiasi Anggota PSSI. Hal ini diumumkan melalui surat penundaan yang dikirimkan ke seluruh Ketua Asosiasi Anggota PSSI pada tanggal 12 Desember 2025.
Sebelumnya, Asprov PSSI Jawa Barat berencana mengadakan kongres pemilihan ketua umum periode 2025-2030 pada 20 Desember 2025 di Karawang. Namun, rencana tersebut kini ditunda hingga ada informasi lebih lanjut dari PSSI pusat.
Sekretaris Jenderal Asprov PSSI Jabar, Muhamad Fahmi Hasan, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu surat balasan dari PSSI mengenai arahan penunjukan Plt (Pelaksana Tugas) atau langkah lanjutan terkait tahapan pemilihan.
“Sampai saat ini belum ada (surat balasan), kita masih menunggu arahan lanjutan. Memang infonya akan ada penunjukan Plt oleh PSSI, karena kepengurusan yang sekarang akan habis pada 31 Desember ini,” kata Fahmi, saat dihubungi Senin 29 Desember 2025.
Dalam surat yang dikirimkan PSSI kepada para Asprov tidak disebutkan sampai kapan batas penundaan KLB ini. Namun, sebelumnya Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan beberapa alasan mengapa pihaknya menunda pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Provinsi dan Asosiasi Anggota PSSI.
Yunus menuturkan, hal ini menindaklanjuti hasil Kongres Biasa PSSI 2025 tanggal 4 Juni 2025 di Jakarta dan surat PSSI nomor 5187/PGD/654/X-2025 tertanggal 22 September 2025 perihal Pelaksanaan Kongres Asosiasi Anggota PSSI.
“Kami juga mempertimbangkan berbagai hal seperti kondisi bencana alam yang terjadi khususnya di Sumatra. Pemerintah juga merencanakan revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), termasuk penetapan kembali cabang olah raga prioritas menjadi 21 cabang olah raga prestasi, di mana sepak bola merupakan salah satu cabang olah raga yang ditetapkan sebagai prioritas nasional,” kata Yunus.
Yunus menjelaskan, penundaan ini akan berlangsung hingga batas waktu yang akan ditetapkan kemudian. PSSI akan menerbitkan ketetapan mengenai jalannya organisasi PSSI provinsi dan Asosiasi Anggota PSSI lainnya yang telah habis masa baktinya sampai dengan terpilihnya kepengurusan baru.
Alasan Penundaan Kongres PSSI
Beberapa alasan utama yang dipertimbangkan oleh PSSI dalam menunda pelaksanaan kongres antara lain:
-
Kondisi Bencana Alam
Beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Sumatra, sedang menghadapi situasi bencana alam yang memengaruhi aktivitas masyarakat dan infrastruktur. Hal ini memengaruhi kemampuan Asprov untuk melakukan persiapan dan pelaksanaan kongres secara optimal. -
Revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)
Pemerintah sedang merancang revisi DBON, termasuk dalam menentukan kembali cabang olahraga prioritas. Sepak bola tetap dipertahankan sebagai salah satu cabang olah raga prioritas nasional. -
Proses Regulasi dan Administrasi
PSSI perlu memastikan bahwa semua proses administrasi dan regulasi terkait pemilihan ketua umum dilakukan secara tepat dan sesuai aturan yang berlaku.
Tantangan yang Dihadapi Asprov PSSI Jawa Barat
Asprov PSSI Jawa Barat menghadapi tantangan dalam mengatur proses pemilihan ketua umum tanpa arahan jelas dari PSSI pusat. Dengan masa jabatan kepengurusan yang akan berakhir pada 31 Desember 2025, mereka harus siap untuk menunjuk Plt sementara hingga terpilihnya pengurus baru.
Selain itu, Asprov juga harus memastikan bahwa seluruh kegiatan olahraga di Jawa Barat tetap berjalan lancar meskipun ada penundaan kongres. Hal ini termasuk dalam mempersiapkan kompetisi lokal dan memastikan dukungan bagi klub-klub sepak bola di wilayah tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar