
Kondisi Liga India yang Sedang Berada dalam Fase Transisi
Liga India atau Indian Super League (ISL) saat ini sedang mengalami fase transisi yang penuh ketidakpastian. Banyak isu internal mulai dari arah kebijakan liga hingga stabilitas finansial klub membuat kompetisi ini tidak lagi seakraktif beberapa musim lalu. Dampaknya terasa nyata, khususnya dengan banyaknya pemain asing yang memilih untuk meninggalkan ISL dan mencari peluang baru di luar India.
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi klub-klub di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Bursa transfer putaran kedua BRI Super League dan Pegadaian Championship yang akan dibuka pada 10 Januari 2026 bisa menjadi momentum emas untuk merekrut pemain asing berkualitas dari ISL. Para pemain ini memiliki pengalaman bermain di liga yang kompetitif dan latar belakang bermain di Eropa, sehingga dinilai bisa langsung berkontribusi bagi tim.
Pemain Asing Berkualitas dari ISL yang Layak Dipertimbangkan
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Jon Toral. Gelandang serang asal Spanyol berusia 30 tahun ini saat ini membela Mumbai City. Toral bukan pemain sembarangan karena pernah bermain bersama Granada di La Liga serta mencicipi kerasnya Championship Inggris bersama Hull City dan Birmingham City. Karakter permainannya yang kreatif dinilai cocok dengan gaya sepak bola Indonesia.
Selain Toral, ada Adrian Luna dari Uruguay yang kini memperkuat Kerala Blasters. Di usia 33 tahun, Luna masih menjadi gelandang serang terbaik Liga India saat ini. Mantan pemain Melbourne City dan Espanyol tersebut dikenal memiliki visi bermain dan kepemimpinan yang kuat di lini tengah.
Nama lain yang patut dilirik adalah Dejan Drazic. Gelandang asal Slovakia berusia 30 tahun ini membela FC Goa dan pernah menjadi bagian dari Celta Vigo di Spanyol. Sementara itu, Alberto Noguera, gelandang 36 tahun milik Bengaluru FC, menawarkan pengalaman panjang setelah memperkuat klub-klub seperti Atletico Madrid, Racing Santander, hingga Blackpool.
Pilihan Menarik di Sektor Penyerang
Di sektor penyerang, pilihan semakin menarik. Jamie McLaren menjadi nama paling mencolok. Penyerang 32 tahun milik Mohun Bagan ini merupakan top skor sepanjang masa Liga Australia dan tercatat sebagai pemain dengan market value tertinggi di Liga India, mencapai Rp14,8 miliar. Rekan setimnya, Jason Cummings, juga layak diperhitungkan. Penyerang 30 tahun tersebut pernah membela Timnas Australia di Piala Dunia 2022.
Alternatif lain datang dari Spanyol dan Afrika. Jairo Samperio, penyerang 32 tahun asal Spanyol yang kini bermain untuk NorthEast United, punya rekam jejak di klub-klub besar seperti Sevilla, Mainz, Hamburg, hingga Malaga. Sementara Alledaine Ajaraie asal Maroko tampil luar biasa musim lalu dengan 23 gol dari 25 pertandingan dan menjadi top skor Liga India.
Peluang Besar untuk Klub Indonesia
Dengan dibukanya bursa transfer BRI Super League pada Januari 2026, klub-klub Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan situasi ini. Jika bergerak cepat dan tepat, bukan tidak mungkin kualitas kompetisi domestik akan meningkat signifikan lewat masuknya para bintang eks Liga India. Mereka bisa menjadi tulang punggung tim dan memberikan dampak positif baik secara teknis maupun secara prestise.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar