
Kumpulan Pepatah Arab yang Menginspirasi tentang Waktu
Pepatah Arab sering kali menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Mereka mengandung nasihat-nasihat penting yang bisa dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu topik yang sering dibahas dalam pepatah ini adalah waktu. Berikut ini adalah kumpulan kata-kata bijak atau pepatah Arab tentang waktu, baik dalam bentuk tulisan Arab maupun artinya.
Hidup Seperti Es
Al hayyatu ka al tsalji. Istamti bihaa qobla an tadzuuba.
Artinya:
Hidup itu seperti es. Nikmatilah dengan baik sebelum ia mencair.
Pepatah ini mengingatkan kita bahwa hidup sangat berharga dan harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Jangan sampai terlewatkan kesempatan yang ada karena kita tidak menyadari betapa cepatnya waktu berlalu.
Hari yang Berlalu Takkan Kembali
Ifal maa yusiduka, fa al ayyaamu lan tauudu.
Artinya:
Lakukanlah hal yang membuatmu bahagia karena hari-hari lalu tak akan pernah kembali.
Kata-kata ini menekankan pentingnya menjalani kehidupan dengan penuh makna. Jangan biarkan hari-hari yang telah berlalu menjadi penyesalan di masa depan.
Waktu Lebih Mahal dari Emas
Al waqtu atsmanu mina ad dzahabi.
Artinya:
Waktu itu lebih mahal dari emas.
Pepatah ini mengingatkan kita bahwa waktu adalah sesuatu yang tidak bisa dikembalikan. Setiap detik yang dilewatkan adalah kesempatan yang hilang selamanya.
Bersungguh-sungguhlah
Ijhad walaa taksal wa laa takun ghoofilan fa nadaamatu al uqbaa liman yatakaasal.
Artinya:
Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malasan dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malasan.
Ini adalah ajakan untuk bekerja keras dan tidak mudah menyerah. Jika kita tidak bersungguh-sungguh, maka kita akan merasa menyesal di kemudian hari.
Waktu Takkan Pernah Kembali
Lan tarjia al ayyamu allatii madhot.
Artinya:
Tidak akan pernah kembali waktu yang telah lalu.
Pepatah ini mengingatkan kita bahwa setiap saat yang telah berlalu tidak akan pernah kembali. Oleh karena itu, kita harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Waktu Bagaikan Pedang
Al waqtu kaa assaifi fa in lam taqtohu qothoaka.
Artinya:
Waktu itu seperti pedang. Jika kau tidak memotongnya maka Ia akan memotongmu.
Kata-kata ini menggambarkan bagaimana waktu bisa menjadi musuh jika tidak kita manfaatkan dengan baik. Jika kita tidak mengambil inisiatif, maka waktu akan mengambil kesempatan kita.
Waktu Luang itu Perusak
Inna as syabaaba wa al faroogo wa aljiddata mafsadatun lilmar i ayya mafsadatin.
Artinya:
Sesungguhnya masa muda, waktu luang, dan banyak harta adalah perusak seseorang dengan sebenar-benarnya kerusakan (bila tidak dimanfaatkan dengan baik).
Pepatah ini menunjukkan bahwa waktu luang bisa menjadi musuh jika tidak digunakan secara produktif. Tanpa tujuan, waktu bisa menghancurkan potensi seseorang.
Gunakan Waktu Sejak Dini
Wa ightanim umroka ibbaana as shibaa. Fa huwa in zaada maa as syaibi naqosh.
Artinya:
Pergunakanlah waktumu sejak usia dini. Karena ketika usia beranjak senja dengan bertambahnya uban, umur pun berkurang.
Ini mengajarkan kita untuk mulai bertindak sejak dini agar tidak menyesal di masa tua. Jangan menunda-nunda hal-hal penting.
Jujur dan Tepati Janji
Jaalis ahlash shidqi wal wafa.
Artinya:
Bergaulah dengan orang yang jujur dan menepati janji.
Pepatah ini mengingatkan kita bahwa integritas dan kejujuran adalah nilai-nilai penting dalam hubungan sosial.
Menguji Teman
Mawaddatush shodieqi tadzharu waktadh dhieq.
Artinya:
Kecintaan seorang teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.
Pepatah ini menggambarkan bahwa ujian terbesar dalam persahabatan terjadi ketika seseorang menghadapi kesulitan. Saat itulah seseorang benar-benar mengetahui siapa sahabat yang sejati.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar