
Penghargaan BIG Award 40 untuk Kuncoro Wibowo
Kuncoro Wibowo, seorang konglomerat yang memimpin Kawan Lama Group, mendapatkan penghargaan Bisnis Indonesia Group (BIG) Award 40. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan inovasinya dalam membangun Kawan Lama Group menjadi jaringan ritel modern dan berorientasi pelayanan di Indonesia.
Penghargaan ini diberikan kepada Kuncoro sebagai Tokoh Pendiri, Pelopor & Transformasi Bisnis dalam Kategori Specialty Retail Transformation Visionary. Sebagai Chairman Kawan Lama Group, ia telah mampu membawa perusahaan ke tingkat yang lebih baik melalui inovasi operasional dan penguatan ekosistem multi-brand.
Melalui strategi bisnisnya, Kuncoro berhasil menciptakan transformasi signifikan dalam pengalaman belanja nasional dan memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk berkualitas. Keberhasilannya dalam menjaga standar kualitas tinggi sambil mengoptimalkan pengembangan merek lokal dan branding baru telah menjadi benchmark keunggulan ritel yang terus menginspirasi industri perdagangan nasional.
VP of Corporate Affairs Communications & Sustainability Kawan Lama Group, Melinda Pudjo, menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia berharap dengan penghargaan ini, Kawan Lama Group dapat terus memajukan ekonomi Indonesia.
Latar Belakang Kuncoro Wibowo
Kuncoro Wibowo adalah pendiri Kawan Lama Group dan pemilik berbagai merek ritel seperti AZKO dan Informa. Sebelum sukses seperti sekarang, ia lahir pada tahun 1956 dan merupakan anak dari seorang pedagang perkakas di Glodok, di sebuah toko berukuran 3×3 meter. Ibunya adalah ibu rumah tangga.
Sejak kecil hingga remaja, Kuncoro dikenal sebagai sosok pekerja keras dan sangat haus akan ilmu. Meskipun tidak mengenyam pendidikan formal karena peristiwa Gerakan 30 September 1965, ia tetap mengasah kemampuan diri dengan belajar bahasa Inggris dan Mandarin.
Setelah situasi membaik, Kuncoro menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1977 di London Business School dalam program non-diploma. Pada tahun 1993, ia lulus dari Universitas Terbuka dengan jurusan Manajemen Ekonomi.
Meski bukan lulusan sekolah bisnis, pengalaman praktis yang didapat dari ayahnya membuatnya semakin tajam dalam menemukan peluang bisnis yang menguntungkan.
Perjalanan Karir Kuncoro Wibowo
Ketika ayahnya meninggal pada tahun 1981, Kuncoro mengambil alih perusahaan keluarga PT Kawan Lama Sejahtera, yang saat itu baru saja membuka kantor pusatnya di kawasan Glodok. Berkat pengalaman berdagang sejak remaja dan kemampuan berbahasa, ia mampu menjalin komunikasi dengan para pemasok barang-barang perkakas.
Bermula dari kegigihan yang awalnya hanya membantu ayahnya mencari pemasok dan menghadiri berbagai pameran perkakas, Kuncoro akhirnya mendirikan Kawan Lama Group. Grup ini memegang lisensi berbagai brand, termasuk Informa, Chatime, Toys Kingdom, dan Kawan Lama Sejahtera.
Pada tahun 1995, Kuncoro kembali berekspansi dengan mendirikan PT ACE Hardware. ACE Hardware pertama kali dibuka di Supermal Karawaci, Kota Tangerang. Hingga tanggal 19 September 2022, ACE Hardware Indonesia memiliki 228 gerai dengan total luas lebih dari 500.000 meter persegi yang tersebar di 52 kota se-Indonesia.
ACE Living World Alam Sutera menjadi flagship store ACE Hardware Indonesia sekaligus yang terbesar di dunia. Pada tahun 2018, ACE membuka ACE Xpress, yaitu gerai dengan luas kurang dari 1.000 meter persegi. ACE Xpress menjadi tempat berbelanja yang memudahkan konsumen terutama di daerah perumahan dengan menawarkan produk kebutuhan sehari-hari.
Hingga tanggal 13 Agustus 2022, ACE memiliki total 18 toko ACE Xpress yang tersebar di berbagai wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Palembang.
Perubahan Merek dan Pertumbuhan Perusahaan
Seiring dengan berakhirnya perjanjian lisensi merek ACE Hardware di Indonesia pada 31 Desember 2024, perusahaan memutuskan untuk tidak memperpanjang perjanjian tersebut. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) melakukan rebranding menjadi AZKO.
Hingga September 2025, ACES telah membuka 16 toko baru. Kini, ACES memiliki 259 toko yang tersebar di 87 kota di Indonesia. Dengan rebranding ini, perusahaan siap menghadapi tantangan baru dan terus berkembang di pasar ritel Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar