Kunjungi Rumah Hunian Danantara, Presiden Prabowo Puji Kolaborasi Kementerian dan Daerah

Kunjungi Rumah Hunian Danantara, Presiden Prabowo Puji Kolaborasi Kementerian dan Daerah

Kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam menangani pascabencana di Sumatera. Hal ini disampaikan oleh Presiden saat melakukan peninjauan pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, pada Kamis, 1 Januari 2026.

Kunjungan ini dilakukan setelah Presiden menghabiskan malam tahun baru bersama warga yang terdampak di Tapanuli Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah langkah nyata untuk memastikan rakyat tidak sendirian menghadapi masa sulit.

Apresiasi kepada Petugas dan Prajurit Lapangan

Kepala Negara juga memberikan penghormatan kepada para petugas dan prajurit yang telah bekerja keras dalam proses pemulihan. Beliau meminta agar personel yang berprestasi segera dicatat sehingga negara dapat memberikan penghargaan resmi atas dedikasi mereka.

“Petugas dan prajurit kita di mana-mana saya beri apresiasi. Saya minta pimpinan menilai anak buahnya yang berbuat baik untuk kita beri penghormatan,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari BPMI Setpres, 4 Januari 2026.

Target Pembangunan Hunian

Untuk mempercepat proses pemulihan, pemerintah menargetkan sebanyak 15.000 rumah hunian selesai dalam waktu tiga bulan. Presiden menganggap capaian BPI Danantara ini sebagai prestasi besar, karena berhasil dilaksanakan dalam waktu singkat.

Meskipun pembangunan berlangsung sangat cepat, Presiden tetap memperhatikan kenyamanan warga. Beliau memberikan masukan terkait suhu panas dari atap seng dan menyarankan penggunaan bahan lokal sebagai lapisan peredam agar ruangan lebih sejuk.

“Solusinya bisa pakai bahan lokal seperti anyaman atau ijuk, tidak perlu bahan mahal. Cukup yang sederhana saja, yang penting kreativitas petugas di lapangan,” imbuh Presiden.

Koordinasi dengan BNPB dan Kepala Daerah

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Presiden meminta BPI Danantara terus berkoordinasi dengan BNPB serta kepala daerah. Beliau tidak ingin ada program yang tumpang tindih sehingga penggunaan anggaran menjadi mubazir.

“Harus koordinasi ketat. Tanya gubernur dan bupati bagaimana langkah BNPB supaya sumber daya kita benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” pungkas Presiden.

Penutup

Dengan kunjungan ini, Presiden menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan kecepatan dalam proses pemulihan pasca-bencana. Harapan besar ditempatkan pada kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun kembali kehidupan yang lebih baik.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan