
Drama Ligue 1: Nice vs Strasbourg Berakhir Imbang
Pertandingan antara Nice dan Strasbourg yang berlangsung pada Minggu dini hari, 4 Januari 2026, menjadi salah satu laga menarik dalam kompetisi Ligue 1 Prancis. Pertandingan yang digelar di Allianz Riviera ini menyajikan banyak drama, termasuk gol penalti yang nyaris membawa kemenangan bagi tim tamu.
Strasbourg Unggul Lebih Dulu Lewat Penalti Mahal
Laga baru berjalan 11 menit ketika momen krusial terjadi. Kojo Peprah melakukan pelanggaran di kotak penalti, dan wasit Clément Turpin tanpa ragu menunjuk titik putih. Joaquin Panichelli, penyerang Strasbourg bernilai Rp434,54 miliar, maju sebagai algojo. Dengan ketenangan khas penyerang bernilai ratusan miliar rupiah, Panichelli menunggu pergerakan kiper Maxime Dupe sebelum menempatkan bola ke sudut kanan bawah gawang. Gol penalti di menit ke-13 itu membawa Strasbourg unggul 1-0 dan membuat publik tuan rumah terdiam.
Gol tersebut semakin menegaskan status Panichelli sebagai aset mahal Strasbourg. Penyerang asal Argentina berusia 23 tahun itu belum lama bergabung, namun langsung dipercaya sebagai eksekutor penalti utama.
Nice Dominan, Namun Tumpul di Babak Pertama
Tertinggal lebih dulu, Nice mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola mulai dikuasai tuan rumah, dengan Jonathan Clauss, Morgan Sanson, dan Sofiane Diop menjadi motor serangan. Namun, peluang demi peluang gagal berbuah gol. Sundulan Tiago Gouveia, tembakan jarak jauh Sanson, hingga peluang emas Diop yang membentur tiang, semuanya berakhir sia-sia. Di sisi lain, kiper Strasbourg Mike Penders tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan krusial.
Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Strasbourg, meski secara statistik Nice tampil lebih agresif.
Elye Wahi Selamatkan Nice
Memasuki babak kedua, pelatih Nice melakukan perubahan penting dengan memasukkan Elye Wahi. Keputusan ini terbukti tepat. Tekanan Nice semakin meningkat, dan Strasbourg mulai kesulitan keluar dari area pertahanan. Pada menit ke-54, kebuntuan akhirnya pecah. Elye Wahi menerima operan matang di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan terukur yang masuk melalui sisi kanan gawang. Skor berubah menjadi 1-1, dan Allianz Riviera kembali bergemuruh.
Gol ini menjadi titik balik permainan. Nice semakin percaya diri, sementara Strasbourg mulai bermain lebih hati-hati demi mempertahankan hasil.
Penalti Mahal yang Tak Berbuah Kemenangan
Meski unggul lebih dulu lewat penalti, Strasbourg gagal menambah gol. Joaquin Panichelli, yang nilai pasarnya mencapai Rp434,54 miliar, tidak mampu menciptakan perbedaan lebih jauh di laga ini. Strasbourg memang tampil disiplin dan rapi dalam transisi, namun kurang tajam di sepertiga akhir lapangan. Beberapa peluang dari Martial Godo dan Diego Moreira tidak mampu dimaksimalkan.
Di sisi lain, Nice terus menekan hingga menit akhir. Statistik mencatat 19 percobaan ke gawang dilepaskan tuan rumah, namun solidnya pertahanan Strasbourg dan penampilan gemilang Mike Penders membuat skor tak berubah.
Klasemen Ligue 1
Hasil imbang ini membuat Nice tetap terjebak di peringkat ke-13 dengan 18 poin dari 17 pertandingan. Tambahan satu poin memang menghentikan tren negatif, namun belum cukup untuk membawa mereka menjauh dari papan bawah. Sementara itu, Strasbourg berada di posisi ke-7 dengan 24 poin. Bagi tim tamu, hasil ini terasa seperti peluang yang terbuang, mengingat mereka sempat unggul lebih dulu dan menghadapi Nice yang sedang dalam tren buruk.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar