
Federico Barba, pemain asal Italia yang kini bermain untuk Persib Bandung, mungkin akan menjalani laga terakhirnya bersama klub tersebut saat menghadapi PSM Makassar. Meskipun tampil reguler dalam beberapa pertandingan, Barba tampak bimbang dan mempertanyakan masa depannya di Indonesia.
Pemain berusia 32 tahun ini bergabung dengan Persib pada Agustus lalu, yang tergolong terlambat untuk bursa transfer awal musim. Namun, ia segera menjadi pilihan utama di skuad Maung Bandung, tampil dalam 15 pertandingan di berbagai kompetisi. Sayangnya, selama empat bulan di Jawa Barat, Barba justru merasa rindu negara asalnya.
Ia mengakui mengalami homesick dan kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia. "Saya merindukan keluargaku. Saya menjalani periode yang cukup rumit," ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah sakit dan harus masuk rumah sakit, yang membuatnya semakin sulit beradaptasi. "Jadi saya harus jujur sekarang tapi saya masih di sini," tambahnya.
Kabar baik bagi Barba adalah bahwa bursa transfer Liga Italia akan dibuka pada 1 Januari. Salah satu klub Serie B, Pescara, disebut-sebut sebagai tujuan baru bagi sang bek. Jika Barba segera pergi pada kesempatan pertama, maka hanya tersisa satu pertandingan lagi bersama Persib. Laga tersebut akan berlangsung pada Sabtu (27/12/2025) saat Persib menjamu PSM Makassar dalam laga tunda pekan delapan Super League 2025/26.
Di hadapan puluhan ribu Bobotoh, Barba berkesempatan menyampaikan pesan perpisahan. Seakan meredakan isu hengkang, akun Instagram resmi Persib menampilkan Barba dalam slide pertama unggahan sesi latihan hari ini. Pelatih Bojan Hodak juga tampak membujuk sang bek kidal dengan memberikan ban kapten pada laga terakhir kontra Bhayangkara FC.
"Saya merasa lebih baik dan penting bagi saya untuk melakukan latihan," ujar Barba menyambut laga kontra PSM. "Satu pekan lalu juga saya bisa melakukan latihan ekstra." Ia berharap bisa menjaga performa terbaiknya dalam laga tersebut.
Di tengah cinta dari para Bobotoh, apakah Barba benar-benar akan pergi? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki. Bagi fans Persib, setiap laga yang dijalani Barba menjadi momen berharga. Mereka berharap sang pemain bisa tetap bertahan, meskipun ada kemungkinan ia kembali ke tanah air.
Selain itu, banyak yang menduga bahwa Barba tidak hanya ingin kembali ke Italia karena alasan pribadi, tetapi juga karena kondisi fisik dan mental yang kurang optimal di Indonesia. Ia sering kali terlihat lelah dalam latihan dan pertandingan, yang membuat banyak orang khawatir tentang masa depannya di Persib.
Meski begitu, Barba tetap menunjukkan sikap profesional. Ia terus berusaha beradaptasi dan membantu tim mencapai target. Dalam wawancara terbarunya, ia menyatakan bahwa ia masih memiliki harapan besar untuk tetap bermain di Indonesia. "Saya ingin menyelesaikan musim ini dengan baik dan berharap bisa melanjutkan kariernya di sini," ujarnya.
Bagi Persib, Barba adalah bagian penting dari rencana jangka panjang. Meskipun ada kemungkinan ia meninggalkan klub, manajemen tetap menghargai kontribusinya selama ini. Mereka berharap keputusan Barba dapat diambil dengan matang dan sesuai dengan kepentingan semua pihak.
Dengan laga terakhir yang akan digelar pada 27 Desember, semua mata tertuju pada apa yang akan terjadi. Apakah Barba akan tetap bertahan atau pergi, hal itu akan menjadi penentu akhir dari kisahnya bersama Persib Bandung.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar