Lampu Kembali Menyala di Pesantren Tahfiz Mandiri Tapsel Berkat Bantuan Genset Univrab Riau

Lampu Kembali Menyala di Pesantren Tahfiz Mandiri Tapsel Berkat Bantuan Genset Univrab Riau

Bantuan Genset dan Sembako untuk Kembali Berjalan Aktivitas Belajar di Pondok Pesantren Tahfiz Mandiri

Setelah mengalami dampak dari banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, aktivitas belajar dan menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfiz Mandiri kembali berjalan. Hal ini tidak lepas dari bantuan yang diberikan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Abdurrab Riau. Bantuan tersebut berupa genset dan paket sembako yang sangat dibutuhkan dalam masa pemulihan.

Bantuan ini diberikan sebagai jawaban terhadap kebutuhan mendesak yang muncul pasca-banjir. Salah satu anggota tim pelaksana PKM Universitas Abdurrab, dr Arnila Melina, M.K.M., menjelaskan bahwa kondisi setelah banjir menyebabkan listrik terputus cukup lama dan kebutuhan logistik menjadi terbatas. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan aktivitas santri dapat kembali berjalan dengan lebih baik.

Banjir bandang sebelumnya menyebabkan gangguan pada pasokan listrik di beberapa wilayah. Efeknya dirasakan langsung oleh Pondok Pesantren Tahfiz Mandiri, terutama pada penerangan asrama dan kegiatan belajar malam hari yang menjadi bagian penting dalam proses menghafal Al-Qur’an. Terbatasnya akses logistik juga menjadi tantangan bagi pengelola pesantren pascabanjir. Kebutuhan pangan harian santri dan pengasuh harus tetap terpenuhi meskipun dalam kondisi pemulihan. Oleh karena itu, bantuan sembako dinilai sangat membantu operasional pesantren.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Tim PKM Universitas Abdurrab yang terdiri dari dr. Ami Amelia, M.MRS, dr. Arnila Melina, M.K.M, dan dr. Toto Marzuki, M.K.M. Kegiatan ini didukung oleh tim lintas profesi seperti Ns. Roni Saputra yang memberikan dukungan keperawatan dan pemantauan lapangan, apt. Rahman S. Sianu, M.Farm yang mengoordinasikan logistik dan distribusi bantuan, serta Sandi Akbar, S.Ft., M.M yang menangani sarana prasarana.

Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Para mahasiswa turut membantu proses penyaluran bantuan, pendataan kebutuhan di lapangan, hingga pendampingan kepada pihak pesantren selama kegiatan berlangsung.

Bantuan genset dan paket sembako tersebut diterima langsung oleh pengelola Pondok Pesantren Tahfiz Mandiri. Bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur karena dinilai sangat membantu keberlangsungan aktivitas pendidikan para santri di masa pemulihan pascabanjir.

Program pengabdian ini terlaksana atas dukungan pembiayaan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Abdurrab untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui aksi nyata di lapangan.

Manfaat Bantuan yang Diberikan

  • Genset: Bantuan genset memastikan ketersediaan listrik untuk penerangan dan kebutuhan dasar lainnya di lingkungan pesantren.
  • Paket Sembako: Bantuan sembako membantu memenuhi kebutuhan pangan harian santri dan pengasuh, sehingga operasional pesantren dapat berjalan normal.
  • Dukungan Lintas Profesi: Tim PKM yang terdiri dari berbagai bidang keahlian memastikan bantuan diberikan secara efektif dan tepat sasaran.
  • Partisipasi Mahasiswa: Mahasiswa Fakultas Kedokteran turut berkontribusi dalam proses pendataan, penyaluran, dan pendampingan.

Proses Penyaluran Bantuan

  • Tim PKM Universitas Abdurrab melakukan penyaluran bantuan langsung ke lokasi.
  • Setiap anggota tim memiliki peran spesifik sesuai bidang keahlian masing-masing.
  • Mahasiswa turut serta dalam kegiatan pengabdian untuk membantu proses penyaluran dan pendataan.
  • Bantuan diterima oleh pengelola pesantren dan disambut dengan rasa syukur.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan