Legenda UFC: Topuria Bisa Kalahkan Makhachev dan Chimaev

Legenda UFC, Urijah Faber, Mengapresiasi Potensi Ilia Topuria

Sebagai salah satu legenda dalam dunia MMA, Urijah Faber memiliki pandangan yang sangat berharga tentang kemampuan para petarung di bawahnya. Dalam wawancara terbaru, ia menyampaikan pujian terhadap Ilia Topuria, petarung asal Georgia yang kini sedang naik daun.

Menurut Faber, Topuria memiliki bakat luar biasa yang bisa membuatnya melampaui prestasi-prestasi yang telah dicapai oleh atlet-atlet seperti Islam Makhachev dan Khamzat Chimaev. Ia menilai bahwa Topuria memiliki kekuatan dan kemampuan bertarung yang luar biasa, sehingga layak untuk menembus kelas-kelas berat yang lebih tinggi.

"Satu-satunya hal yang Anda lawan di semua kelas berat adalah kemampuannya," ujar Faber. "Saya bisa sebut Ilia Topuria. Pria itu, dengan kemampuan bertarungnya, dia tampaknya memiliki kekuatan luar biasa yang bisa diterapkan di kelas berat yang lebih tinggi."

Faber juga menegaskan bahwa Topuria masih memiliki potensi untuk mencapai level yang lebih tinggi. Menurutnya, petarung ini bisa meraih sabuk ketiganya setelah sukses memperoleh gelar dua sabuk di kelas bulu dan ringan.

Perjalanan Karier Ilia Topuria

Topuria saat ini sedang menjadi sorotan karena kesuksesannya dalam meraih gelar dua sabuk. Hal ini membuatnya menduduki posisi yang sangat baik dalam peringkat pound for pound. Sementara itu, Islam Makhachev masih menjadi yang terbaik di kelas welter, sementara Khamzat Chimaev baru saja meraih gelar kelas menengah dan berambisi untuk mengambil gelar berikutnya.

The Borz, julukan bagi Chimaev, ingin menghadapi juara kelas berat ringan, Alex Pereira. Namun, Topuria sudah lebih dulu membuktikan dirinya dengan meraih dua gelar sekaligus. Ini menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di kelas-kelas yang berbeda.

Kemampuan Teknis dan Semangat Juang

Faber juga memberikan perspektif tentang bagaimana teknik, kemauan, dan semangat juang menjadi faktor penting dalam pertarungan. Ia menjelaskan bahwa meskipun ukuran tubuh memengaruhi kecepatan dan kekuatan, hal tersebut tidak sepenuhnya menentukan hasil pertandingan.

"Saya juga melakukan hal yang sama," katanya. "Saya pernah menjadi juara dunia di kelas 145 pon, dan menjadi penantang utama selama bertahun-tahun di kelas 135 pon. Kamu hanya bertarung dalam pertempuran yang berbeda, Anda sedikit lebih cepat ketika Anda bertubuh lebih kecil, sedikit lebih kuat ketika Anda bertubuh lebih besar, tetapi semuanya benar-benar bergantung pada teknik, kemauan, dan semangat juang."

Ia menambahkan bahwa saat ini, Topuria memiliki semua elemen tersebut. Dengan kombinasi teknik, kekuatan, dan semangat juang yang luar biasa, Topuria memiliki peluang besar untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi.

Ambisi Topuria untuk Menghadapi Petarung Legendaris

Topuria sendiri telah menyatakan hasratnya untuk menantang Islam Makhachev. Bahkan, ia tidak segan untuk menghadapi sang mahaguru, Khabib Nurmagomedov. Dalam pernyataannya, ia mengatakan:

"Gaya gulat yang dia kira dia miliki, kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya saat melawan saya...," ujarnya. "Mereka sangat sombong dan angkuh. Saya sangat ingin mengalahkannya di depan Khabib. Jika Khabib mau ikut campur setelahnya, saya juga akan dengan senang hati menginjak kepalanya," pungkasnya.

Dengan ambisi dan tekad yang kuat, Topuria terus membuktikan dirinya sebagai salah satu petarung yang layak diperhitungkan di dunia MMA.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan