
nurulamin—Leo Lelis menjadi sosok paling menonjol saat Persebaya Surabaya menaklukkan Madura United dengan skor tipis 1-0. Bek asal Brasil itu meraih rating tertinggi dan memimpin rapor hijau Green Force dalam laga Super League 2025/2026 pekan ke-16.
Kemenangan ini terasa spesial karena diraih di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, kandang Madura United. Persebaya Surabaya tak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga menunjukkan kematangan permainan dan konsistensi performa di kompetisi super league.
Persebaya Surabaya meneruskan tren positif yang terus terjaga dalam beberapa pekan terakhir. Hasil kemanangan atas Madura United ini semakin menegaskan Green Force sebagai salah satu tim paling stabil di papan atas super league musim ini.
Caretaker Persebaya Surabaya Uston Nawawi, mengapresiasi penuh kerja keras seluruh elemen tim. Dia menyebut kemenangan tersebut sebagai buah dari kebersamaan pemain, pelatih, dan staf.
“Tentunya kita bersyukur bisa mendapatkan tiga poin di sini. Madura United adalah tim yang bagus,” ujar Coach Uston seusai laga.
“Ini hasil kerja keras pemain, pelatih, dan seluruh staf. Alhamdulillah, tiga poin hari ini bisa kita amankan,” lanjut dia dalam konferensi pers.
Secara statistik, Persebaya Surabaya tampil dominan sejak menit awal pertandingan. Green Force mencatatkan penguasaan bola hingga 70 persen dan mengendalikan ritme permainan.
Dari sisi agresivitas, Persebaya Surabaya melepaskan sembilan tembakan sepanjang laga. Tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang Madura United dan cukup merepotkan lini belakang tuan rumah.
Uston menilai pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim datang dengan kepercayaan diri tinggi. Madura United disebut tampil disiplin dengan mengandalkan skema bertahan dan serangan balik cepat.
“Pertandingan ini cukup menarik karena kedua tim trennya sedang bagus. Namun Madura menerapkan permainan defence counter,” kata Uston.
“Itu sangat berbahaya bagi kami, karena sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal. Untungnya pemain tetap siap dan disiplin,” imbuh dia.
Disiplin itulah yang membuat lini pertahanan Persebaya Surabaya tampil solid sepanjang laga. Leo Lelis menjadi figur sentral dengan ketenangan, duel udara kuat, dan distribusi bola yang rapi.
Berkat performa impresif tersebut, Leo Lelis meraih rating tertinggi dengan nilai 8,7. Dia menjadi pemain paling konsisten dan minim kesalahan selama 90 menit pertandingan.
Di bawah mistar, Ernando Ari Sutaryadi juga tampil meyakinkan. Kiper timnas Indonesia itu mencatat rating 8,0 berkat sejumlah penyelamatan penting.
Arief Catur Pamungkas yang bermain sebagai full back kanan mencatat rating 8,2. Dia aktif membantu serangan sekaligus disiplin menjaga sektor kanan pertahanan.
Risto Mitrevski berduet dengan Leo Lelis di jantung pertahanan dan meraih rating 7,9. Sementara Dejan Tumbas yang mengisi sisi kiri pertahanan memperoleh nilai 7,6.
Di lini tengah, Rachmat Irianto tampil dominan dengan rating 8,4. Dia menjadi penghubung antar lini sekaligus pemutus serangan lawan.
Milos Raickovic mendapat rating 7,6 dan tampil solid menjaga keseimbangan tim. Dimas Wicaksono Putra Rahman mencatat nilai 6,9 setelah bekerja keras di sektor sayap.
Francisco Rivera memperoleh rating 7,8 dengan kreativitas dan mobilitas tinggi. Bruno Moreira juga bersinar lewat pergerakan agresif dan mencatat rating 8,3.
Di lini depan, Diego Maurício Machado De Brito mendapat rating 6,3. Meski tak mencetak gol, kontribusinya membuka ruang tetap terasa.
Dari bangku cadangan, Malik Risaldi tampil efektif dan meraih rating 8,4. Moch Ichsas Baihaqi mencatat nilai 7,5, sementara Mihailo Perovic memperoleh rating 6,3.
Senada dengan pelatih, Arief Catur Pamungkas turut mensyukuri hasil positif tersebut. Dia menilai kemenangan ini lahir dari kerja sama dan fokus seluruh pemain.
“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan tiga poin. Terima kasih untuk semua pemain dan pelatih yang telah memberikan yang terbaik pada laga hari ini,” ujar Catur.
Tambahan tiga poin ini membuat Persebaya Surabaya terus menjaga momentum positif. Green Force kini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 25 poin.
Persaingan papan atas Super League 2025/2026 pun semakin ketat. Persebaya Surabaya tetap berada dalam jalur perebutan posisi terbaik paruh musim.
Selanjutnya, Persebaya Surabaya akan menghadapi Malut United. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/1) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dengan performa solid dan rapor hijau di hampir semua lini, optimisme pun menguat. Leo Lelis dan kawan-kawan menjadi simbol kepercayaan diri Persebaya Surabaya menatap laga-laga berikutnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar