Libur Nataru, Anak Rentan Flu: Dokter Jelaskan Bahaya dan Pencegahan

Libur Nataru, Anak Rentan Flu: Dokter Jelaskan Bahaya dan Pencegahan

Meningkatnya Risiko Flu pada Anak Saat Libur Nataru

Perubahan cuaca yang terjadi selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat meningkatkan risiko anak terserang flu. Hal ini disebabkan oleh penurunan daya tahan tubuh anak serta penyebaran virus influenza yang sangat cepat melalui droplet.

Flu adalah infeksi saluran pernapasan bagian atas yang mencakup hidung, rongga mulut, dan tenggorokan. Perubahan kondisi cuaca bisa memicu penurunan daya tahan tubuh, sehingga anak lebih rentan terpapar virus. Dokter spesialis anak, dr Rika Hapsari MKedKlin SpA, menjelaskan bahwa anak-anak termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap flu dibandingkan orang dewasa.

Gejala flu pada anak umumnya mirip dengan orang dewasa, seperti demam, pilek, batuk, dan nyeri tenggorokan. Namun, gejalanya cenderung lebih berat karena anak memiliki sistem imun yang masih berkembang. Salah satu ciri khas flu adalah demam tinggi yang muncul sejak awal penyakit, biasanya mencapai 39 hingga 40 derajat Celsius.

Penularan virus influenza terjadi melalui droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Virus juga bisa menyebar melalui kontak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi. Situasi ini membuat flu mudah menyebar, terutama di lingkungan dengan interaksi tinggi seperti rumah dan sekolah.

Banyak orang mengira flu sama dengan pilek biasa. Padahal, flu merupakan salah satu penyebab infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak, selain virus lain seperti rhinovirus dan RSV. Meski gejalanya mirip, flu biasanya ditandai dengan demam tinggi yang muncul sejak awal penyakit.

Anak usia dini, bayi prematur, anak dengan gizi kurang, imunisasi yang belum lengkap, serta anak dengan penyakit penyerta berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat flu. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan kondisi anak secara lebih teliti.

Upaya Pencegahan yang Dapat Dilakukan Orang Tua

Pencegahan menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko flu pada anak. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  • Gunakan masker saat anak atau anggota keluarga sedang sakit
    Masker membantu mencegah penularan virus melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara.

  • Jaga kebersihan diri dan lingkungan
    Biasakan anak mencuci tangan dengan sabun, membersihkan mainan, serta menjaga kebersihan rumah, terutama area yang sering disentuh.

  • Pastikan asupan gizi anak seimbang
    Nutrisi yang cukup dan seimbang berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh anak.

  • Lengkapi imunisasi anak
    Imunisasi, termasuk vaksin influenza, merupakan langkah penting pencegahan dan dapat diberikan sejak anak berusia enam bulan.

  • Waspadai gejala flu yang berat
    Segera bawa anak ke dokter jika mengalami demam tinggi yang tidak turun, tampak lemas, malas minum, atau gangguan pernapasan yang memburuk.

  • Batasi paparan di lingkungan ramai bila perlu
    Lingkungan dengan interaksi tinggi seperti rumah dan sekolah berisiko mempercepat penularan flu, sehingga kewaspadaan ekstra diperlukan selama libur Nataru.

Tips-tips di atas dapat membantu orang tua menekan risiko flu sekaligus mendeteksi dini kondisi yang memerlukan penanganan medis.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan