PALANGKA RAYA, nurulamin.pro.CO – Aktivitas destinasi wisata di kawasan Pelabuhan Rambang, Kota Palangka Raya masih menunjukkan tren positif selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Lonjakan wisatawan yang signifikan di masa libur memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pekerja sektor wisata ini.
Di Pelabuhan Rambang, misalnya, mereka menawarkan susur sungai bagi para wisatawan yang datang berkunjung dengan tiket seharga 25 ribu/orang. Wisatawan dapat mendapatkan pengalaman 45 menit menyusuri Sungai Kahayan, dengan kapasitas kapal maksimal 50 orang.
Seorang Anak Buah Kapal (ABK), Raumi (32) yang bertugas sebagai ticketing kapal, mengungkapkan bahwa momen tahun baru ini membuat jumlah penumpang melonjak drastis dibandingkan hari biasa. Ia mengatakan selama libur panjang jumlah wisatawan mengalami pelonjakan jika dibandingkan dengan hari biasa yang pendapatannya tidak menentu.
“Alhamdulillah penumpang melonjak. Kalau hari biasa sepi, hanya Sabtu dan Minggu yang kita kejar tayang,” ujarnya.
Dengan kapasitas penumpang 50 orang sekali naik, kapal dapat beroperasi hingga 7x putaran dalam sehari. “Tapi saat liburan ini, kapal berkapasitas 50 orang itu bisa beroperasi hingga tujuh kali putaran dalam sehari,” ujar Raumi saat diwawancarai, Jum’at (2/1/25).
Reumi juga mengungkapkan, tingginya frekuensi perjalanan ini menjadi ladang rezeki bagi para kru. Ia menyebutkan, karena sehari bisa menampung sekitar 300-500 orang, selama puncak liburan, seorang kru kapal bisa membawa pulang pendapatan bersih hingga Rp500 ribu. Pendapatan ini menjadi “penawar” bagi masa-masa sepi pengunjung di hari kerja.
Jika tren keramaian ini bertahan selama sebulan penuh, Raumi memperkirakan omzet kotor satu kapal wisata bisa menembus angka Rp30 juta. “Jadi dalam sebulan kalau ini bertahan tadi bisa sampai 30 juta,” ujarnya.
Dana tersebut digunakan untuk menutupi biaya operasional yang cukup tinggi, seperti pembelian solar dan pembayaran pajak, sebelum dibagi kepada para pekerja lainnya. “Ada yang bagi solar, dan potong pajaknya banyak,” pungkasnya.
Berbagai Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan Wisatawan
Beberapa faktor berkontribusi pada lonjakan wisatawan di Pelabuhan Rambang selama Nataru. Pertama, cuaca yang cerah dan kondisi sungai yang stabil membuat aktivitas susur sungai lebih nyaman. Kedua, promosi yang dilakukan oleh pihak pengelola destinasi wisata berhasil menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. Ketiga, adanya kebijakan harga tiket yang terjangkau, sehingga mendorong kunjungan dari kalangan menengah.
Selain itu, peliburan yang panjang memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata tanpa khawatir akan kembali bekerja. Hal ini menciptakan situasi yang sangat menguntungkan bagi pelaku usaha wisata, termasuk para ABK seperti Raumi.
Peran Pemerintah dan Pengelola Wisata
Pemerintah setempat juga turut serta dalam mendukung pengembangan wisata di Pelabuhan Rambang. Beberapa program telah dijalankan untuk meningkatkan aksesibilitas dan fasilitas yang tersedia. Misalnya, pengadaan jalur yang lebih aman untuk kendaraan wisata dan penguatan infrastruktur penunjang seperti tempat parkir dan area istirahat.
Selain itu, pengelola wisata juga aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memberikan informasi yang jelas kepada wisatawan. Hal ini mencerminkan komitmen untuk menjaga kualitas pengalaman wisata yang baik dan memastikan kepuasan pengunjung.
Tantangan yang Dihadapi
Meski ada peningkatan signifikan, pengelola dan pelaku usaha tetap menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah kelangkaan tenaga kerja yang cukup memadai selama masa liburan. Selain itu, masalah cuaca yang tidak menentu bisa memengaruhi rencana perjalanan wisata. Namun, dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antara pengelola dan petugas, masalah ini dapat diminimalkan.
Kesimpulan
Lonjakan wisatawan selama Nataru di Pelabuhan Rambang menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh destinasi wisata ini. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, Pelabuhan Rambang dapat terus berkembang sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Tengah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar