
Desain dan Layar
Nubia Red Magic 8S Pro hadir dengan desain yang terlihat futuristik dan modern. Ponsel ini memiliki bodi flat yang memberikan kesan kokoh dan nyaman digenggam. Layarnya berukuran 6,8 inci dengan teknologi AMOLED yang mampu menampilkan warna yang lebih tajam dan kontras tinggi. Panel layar ini mendukung refresh rate 120 Hz, sehingga pengguna dapat merasakan pengalaman visual yang mulus saat bermain gim kompetitif seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile.
Bezel pada layar Nubia Red Magic 8S Pro sangat tipis, hampir tidak ada distraksi dari sisi samping. Hal ini membuat pengguna merasa seperti sedang melihat layar penuh. Material bodi menggunakan kaca di bagian depan dan belakang, serta rangka dari bahan aluminium kelas pesawat terbang. Bobotnya mencapai 228 gram, cukup solid namun tetap nyaman digenggam.
Keunikan lain dari perangkat ini adalah adanya kipas internal yang berkecepatan 20 ribu rpm. Kipas ini membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil saat dipacu untuk bermain gim berat, sehingga mengurangi risiko overheating dan menjaga performa optimal.
Performa dan Dapur Pacu
Di sektor performa, Nubia Red Magic 8S Pro dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 Leading Version, salah satu prosesor flagship yang masih mumpuni hingga tahun 2026. Kombinasi CPU dan GPU Adreno memberikan tenaga besar untuk menjalankan gim AAA mobile dengan grafis tinggi. Chipset ini juga dirancang untuk efisiensi daya yang baik, sehingga cocok untuk pengguna yang sering bermain gim dalam waktu lama.
Selain itu, Nubia menyematkan zona sensitif tekanan dengan respons 520 Hz, yang berfungsi sebagai tombol virtual tambahan. Fitur ini sangat berguna bagi gamer yang terbiasa dengan kontrol cepat, mirip dengan trigger pada konsol. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan aksi dalam game secara lebih akurat dan cepat.
Kamera dan Multimedia
Meski fokus pada gaming, Nubia tidak melupakan sektor kamera. Red Magic 8S Pro membawa kamera utama 50 MP dengan kemampuan merekam video hingga 60 fps. Kamera depan juga mendukung perekaman dengan kualitas serupa, cukup untuk kebutuhan streaming atau konten kreator gim.
Fitur multimedia lain yang jarang ditemui pada ponsel gaming adalah jack audio 3,5 mm. Kehadiran port ini menjadi nilai tambah, mengingat banyak gamer masih mengandalkan headset kabel untuk respons suara lebih cepat. Port USB-C yang tersedia juga mendukung display out, memungkinkan perangkat dihubungkan ke layar eksternal.
Baterai dan Pengisian Daya
Salah satu keunggulan Red Magic 8S Pro adalah baterai berkapasitas 6000 mAh. Dengan kapasitas besar ini, pengguna bisa bermain gim lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya. Nubia juga melengkapi perangkat dengan pengisian cepat 80W, yang mampu mengisi penuh baterai dalam waktu relatif singkat.
Harga di Pasaran Indonesia 2026
Memasuki 2026, harga Nubia Red Magic 8S Pro (12/256GB) di Indonesia bervariasi. Berdasarkan pantauan di sejumlah marketplace, harga perangkat baru atau kondisi “like new” berkisar antara Rp7,5 juta hingga Rp14,5 juta, tergantung penjual dan garansi. Harga tersebut menjadikan Red Magic 8S Pro sebagai alternatif menarik bagi gamer yang ingin merasakan performa flagship tanpa harus membeli ponsel gaming generasi terbaru yang biasanya dibanderol lebih tinggi.
Posisi di Pasar dan Relevansi
Meski sudah tiga tahun sejak peluncurannya, Red Magic 8S Pro masih relevan di 2026. Hal ini tidak lepas dari strategi Nubia yang sejak awal menargetkan segmen gamer hardcore. Fitur kipas internal, layar 120 Hz, dan baterai besar membuat perangkat ini tetap kompetitif dibandingkan ponsel gaming keluaran terbaru.
Namun, tentu ada catatan. Beberapa pesaing kini sudah menawarkan chipset Snapdragon 8 Gen 3 atau bahkan 8 Gen 4, dengan efisiensi daya lebih baik. Meski begitu, bagi pengguna yang mencari keseimbangan antara harga dan performa, Red Magic 8S Pro masih menjadi pilihan rasional.
Kesimpulan
Nubia Red Magic 8S Pro (12/256GB) adalah ponsel gaming yang berhasil mempertahankan relevansinya hingga 2026. Dengan desain futuristik, layar AMOLED 120 Hz, chipset Snapdragon 8 Gen 2, kipas internal, baterai 6000 mAh, serta harga kompetitif, perangkat ini tetap layak dipertimbangkan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar