Persipura Jayapura Siap Hadapi Januari 2026 dengan Ambisi Kembali ke Super League
Januari 2026 akan menjadi bulan penting bagi Persipura Jayapura dalam upaya mereka merebut tiket kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, yaitu Super League. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Mutiara Hitam harus tampil konsisten dan meminimalisir kesalahan dalam lima laga sisa putaran kedua.
Pada Minggu (4/1/2026), Persipura Jayapura akan menjamu Deltras FC Sidoarjo di Stadion Lukas Enembe dalam lanjutan pekan ke-14 Pegadaian Championship. Laga ini menjadi awal dari rangkaian pertandingan berat yang akan dihadapi oleh tim asuhan Rahmad Darmawan.
Dengan kemenangan 2-0 atas Persela Lamongan di pengujung tahun lalu, Persipura membawa semangat tinggi untuk mengamankan poin penuh di hadapan publik sendiri. Namun, tantangan tidak akan mudah karena jadwal padat yang menanti mereka sepanjang bulan Januari.
Berikut adalah jadwal pertandingan krusial yang akan dihadapi oleh Persipura:
- Laga melawan Deltras FC Sidoarjo pada 4 Januari 2026
- Pertandingan tandang melawan Persiba Balikpapan pada 12 Januari 2026
- Laga melawan Barito Putera pada 17 Januari 2026
- Penutup musim di kandang Persiku Kudus pada akhir bulan

Selain itu, satu-satunya laga kandang sisa selain melawan Deltras adalah menjamu PSS Sleman pada 24 Januari mendatang. Dengan komposisi jadwal yang didominasi laga away, manajemen menekankan bahwa setiap poin saat ini sangat berharga untuk menentukan peringkat di klasemen akhir Grup B.
Pelatih Rahmad Darmawan menyatakan bahwa stabilitas mental dan kebugaran fisik pemain akan menjadi kunci utama dalam menghadapi transisi perjalanan panjang antarprovinsi ini. Target Persipura musim ini sudah tidak bisa ditawar lagi, yaitu kembali ke habitat asli di Liga 1 atau Super League.
Untuk mewujudkannya, Mutiara Hitam wajib tampil konsisten dan meminimalisir kesalahan di lima laga sisa putaran kedua.

Fokus utama tim adalah mengamankan poin di kandang sendiri sambil mencuri minimal dua kemenangan tandang agar posisi mereka tetap aman di zona promosi. Selain itu, manajemen juga sedang mempertimbangkan pemanfaatan bursa transfer untuk memperkuat kedalaman skuat.
Kini, dukungan dan doa masyarakat Papua menjadi pemain ke-12 yang sangat dinantikan. Kehadiran suporter di Stadion Lukas Enembe diharapkan mampu membakar semangat juang Boaz Solossa dan kolega untuk melewati ujian berat sepanjang Januari.
Perjalanan menuju Super League masih terbuka lebar, dan setiap tetes keringat di lapangan hijau akan menjadi penentu apakah kejayaan Persipura akan kembali bersinar di kasta tertinggi musim depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar