Lirik Sholawat Nariyah: Teks Arab, Latin, dan Terjemahan

Lirik Sholawat Nariyah: Teks Arab, Latin, dan Terjemahan

Lirik Sholawat Nariyah dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Sholawat Nariyah merupakan salah satu bentuk doa yang penuh makna dan keagungan. Dalam sholawat ini, seorang hamba menghadap kepada Allah dengan penuh kerendahan hati dan kepercayaan penuh. Sholawat Nariyah menyampaikan pesan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah perantara turunnya rahmat dan pertolongan dari Allah. Dalam sholawat ini juga disebutkan bahwa dengan sebab beliau, segala ikatan kesulitan dapat terurai, kesempitan berubah menjadi kelapangan, dan berbagai hajat kehidupan dapat dipenuhi.

Berikut lirik lengkap Sholawat Nariyah per kalimat dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan:

  • اللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً
    Allāhumma ṣalli ṣalātan kāmilah
    (Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna)

  • وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا
    Wa sallim salāman tāmmā
    (Dan curahkanlah salam kesejahteraan yang sempurna)

  • عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
    ‘Alā sayyidinā Muḥammad
    (Kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw)

  • الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ
    Alladzī tanḥallu bihil ‘uqad
    (Yang dengannya segala ikatan dan kesulitan terurai)

  • وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ
    Wa tanfariju bihil kurab
    (Dan dengannya segala kesusahan menjadi lapang)

  • وَتُقْضَىٰ بِهِ الْحَوَائِجُ
    Wa tuqḍā bihil ḥawā-ij
    (Dan dengannya segala kebutuhan dan hajat terpenuhi)

  • وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ
    Wa tunālu bihir raghā-ib
    (Dan dengannya segala keinginan dapat diraih)

  • وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ
    Wa ḥusnul khawātim
    (Dan memperoleh akhir kehidupan yang baik (husnul khatimah))

  • وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ
    Wa yustasqal ghamāmu bi wajhihil karīm
    (Dan dengan wajah beliau yang mulia, hujan (rahmat dan kebaian) diturunkan)

  • وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ
    Wa ‘alā ālihī wa ṣaḥbihī
    (Dan juga kepada keluarga serta para sahabat beliau)

  • فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ
    Fī kulli lamḥatin wa nafas
    (Pada setiap detik dan setiap hembusan napas)

  • بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ
    Bi ‘adadi kulli ma‘lūmin laka
    (Sebanyak jumlah segala sesuatu yang Engkau ketahui)

Makna dan Hikmah Sholawat Nariyah

Sholawat Nariyah memiliki makna yang sangat dalam dan penuh makna. Setiap kalimat dalam sholawat ini mengandung doa dan harapan untuk mendapatkan berkah dan keberkahan dari Allah SWT. Dengan membaca sholawat ini, umat Muslim diingatkan akan pentingnya menjaga hubungan dengan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dan panutan dalam kehidupan sehari-hari.

Sholawat Nariyah juga sering dibaca dalam berbagai kesempatan, seperti saat merayakan hari besar agama, dalam doa-doa harian, atau saat menghadapi kesulitan hidup. Doa ini memberikan semangat dan keyakinan bahwa dengan bantuan Nabi Muhammad SAW, segala tantangan dapat diatasi dan kebahagiaan dapat diraih.

Keistimewaan Sholawat Nariyah

Beberapa hal yang membuat Sholawat Nariyah istimewa antara lain:

  • Mengandung doa yang lengkap: Sholawat Nariyah mencakup berbagai permohonan, mulai dari keselamatan, keberkahan, hingga kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  • Dilakukan secara berulang: Sholawat ini sering diulang-ulang dalam pembacaan agar doa lebih kuat dan efektif.
  • Memiliki makna filosofis: Setiap kata dalam sholawat ini memiliki makna yang dalam dan mendorong umat Muslim untuk selalu bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT.

Cara Membaca Sholawat Nariyah

Untuk membaca Sholawat Nariyah, seseorang dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Menyiapkan hati: Pastikan hati dalam keadaan tenang dan penuh pengharapan.
  2. Membaca dengan benar: Baca setiap kalimat dengan cara yang benar, baik dalam bahasa Arab maupun terjemahannya.
  3. Melakukan dengan khusyuk: Bacalah sholawat ini dengan penuh rasa hormat dan kepercayaan.
  4. Mengulang jika perlu: Jika ingin doa lebih kuat, ulangi sholawat ini beberapa kali.

Dengan membaca Sholawat Nariyah, umat Muslim tidak hanya berdoa tetapi juga menunjukkan rasa cinta dan penghargaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan