Lisa Jackson Pujikan Kreativitas Lulusan Developer Academy Indonesia

Peran Apple Developer Academy dalam Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi

Lisa Jackson, Wakil Presiden Apple untuk Environment, Policy, dan Social Initiatives, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreativitas, kolaborasi, serta semangat inovasi para lulusan Apple Developer Academy Indonesia. Dalam sambutannya di acara kelulusan angkatan 2025 yang diselenggarakan di Bali, ia menilai bahwa apa yang dicapai oleh peserta tidak hanya tentang jumlah lulusan, tetapi lebih pada dampak nyata dari kemampuan mereka dalam memecahkan masalah dan menciptakan karya-karya yang bermanfaat.

Sejak pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2018, Apple Developer Academy telah berkembang pesat. Saat ini, program tersebut telah memiliki empat lokasi yaitu di Tangerang, Surabaya, Batam, dan Bali. Bali menjadi akademi pertama yang menerima peserta internasional, sehingga membuka peluang bagi pembelajar dari berbagai belahan dunia.

Pertumbuhan dan Pengaruh Akademi

Program ini telah menjangkau lebih dari 3.000 peserta sejak dimulai. Peserta diberi pelatihan dalam berbagai keterampilan seperti pemrograman, pengembangan aplikasi, dan kewirausahaan. Banyak lulusan kini bekerja di berbagai sektor, termasuk pendidikan, e-commerce, transportasi, serta perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi teratas di App Store Indonesia.

Namun, Lisa Jackson menekankan bahwa pencapaian akademi bukan hanya tentang angka. Ia menyebut bahwa cerita sebenarnya terletak pada kreativitas, seni, dan kemampuan peserta dalam memecahkan masalah. Proses pembelajaran yang dilalui peserta adalah bagaimana merumuskan masalah, menempatkannya di hadapan tim yang tepat, dan melihat mereka bekerja.

Berikan developer sebuah masalah, lalu beri mereka ruang. Ketika kita kembali, hasilnya selalu luar biasa, ujar Lisa.

Membangun Komunitas Kreatif Digital

Menurut Lisa, belajar coding ibarat mempelajari bahasa baru yang memungkinkan seseorang mencipta dan menemukan cara-cara baru dalam memecahkan masalah. Ia menilai lulusan akademi telah menggunakan kemampuan tersebut untuk memberikan dampak nyata dalam kehidupan banyak orang.

Ia juga menyoroti kontribusi besar komunitas developer Indonesia dan Asia Tenggara, yang telah menciptakan lebih dari 94.000 aplikasi. Hal ini menjadi bukti berkembangnya ekosistem kreator digital di kawasan tersebut.

Kepercayaan Diri dan Kesiapan Peserta

Dalam kesempatan yang sama, Lisa juga menyampaikan kekagumannya terhadap kepercayaan diri para peserta yang mempresentasikan proyek dan aplikasi mereka. Setiap peserta menatapnya dan menceritakan apa yang sedang mereka kerjakan. Ini menunjukkan bahwa mereka siap dan akan memberi tahu dunia tentang karya-karya mereka.

Dengan adanya Apple Developer Academy, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Program ini membantu membangun fondasi yang kuat bagi masa depan para pengembang aplikasi di Indonesia dan Asia Tenggara.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan