Liverpool ragu dengan Florian Wirtz, Kenan Yildiz jadi opsi pengganti Rp1,7 triliun

Liverpool ragu dengan Florian Wirtz, Kenan Yildiz jadi opsi pengganti Rp1,7 triliun

Kinerja Florian Wirtz di Liverpool yang Menimbulkan Pertanyaan

Florian Wirtz, gelandang serang asal Jerman yang didatangkan oleh Liverpool dari Bayer Leverkusen dengan biaya transfer yang sangat besar, belum memberikan dampak maksimal sejauh ini. Arne Slot, pelatih Liverpool, kini sedang mempertimbangkan opsi lain untuk meningkatkan performa lini serang timnya. Salah satu nama yang muncul adalah Kenan Yildiz dari Juventus, yang disebut-sebut memiliki nilai transfer hingga Rp1,7 triliun.

Performa Wirtz yang Tidak Memenuhi Harapan

Saat Liverpool membeli Wirtz, ekspektasi publik sangat tinggi. Namun, setelah separuh musim berlalu, pertanyaan mulai muncul apakah pemain tersebut benar-benar cocok dengan ritme dan kerasnya sepak bola Inggris. Hasil imbang tanpa gol melawan Leeds United menjadi bukti bahwa Wirtz masih kesulitan dalam menciptakan ancaman nyata.

Wirtz lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang atau sayap kiri. Namun, data menunjukkan bahwa kontribusinya sebagai penyerang belum sepadan dengan nilai transfernya yang mencapai £116 juta (sekitar Rp2,3 triliun). Statistik per 90 menit menunjukkan bahwa Wirtz hanya mencetak 0,07 gol non penalti dan 0,07 assist. Meskipun akurasi umpannya tinggi (81,9%), ia masih kurang efektif dalam mengubah bola menjadi peluang emas.

Masalah Fisik dan Tantangan di Premier League

Salah satu masalah utama yang dihadapi Wirtz adalah kekurangan dalam aspek fisik. Menurut Sofascore, Wirtz kalah 86% duel udara di liga dan 100% duel udara di Liga Champions musim ini. Hal ini membuatnya mudah dipatahkan oleh bek-bek yang lebih kuat dan cepat. Di Premier League, gelandang serang dituntut untuk agresif, tahan terhadap duel, dan klinis dalam menciptakan gol. Di sinilah Wirtz mulai kesulitan.

Solusi: Menggeser Peran Wirtz

Salah satu solusi yang mulai masuk akal adalah menggeser Wirtz lebih ke belakang, mirip dengan peran Thiago Alcantara di masa lalu. Uji coba ini sempat terlihat saat Liverpool menghadapi West Ham, ketika Wirtz mencatatkan akurasi umpan 93% dan menjadi poros utama build-up. Jika Slot berani melakukan ini, maka satu lubang baru muncul: siapa pengganti Wirtz di lini serang?

Kenan Yildiz: Profil yang Lebih Cocok untuk Liga Inggris

Nama Kenan Yildiz dari Juventus kini muncul ke permukaan sebagai alternatif. Pemain berusia 20 tahun itu disebut-sebut bernilai hingga £87 juta (sekitar Rp1,7 triliun). Meski harganya mahal, profilnya jauh berbeda dengan Wirtz. Yildiz adalah tipe gelandang serang modern: kuat, agresif, dan berani menusuk kotak penalti.

Dalam kompetisi Liga Champions 2025/2026, Yildiz mencatatkan 0,88 expected goals dan 1 gol dari 6 penampilan. Ia juga mencetak 4 assist dan berhasil menjalani 2,7 dribel sukses per laga. Meskipun tidak unggul di duel udara, Yildiz jauh lebih berani dan efektif di area berbahaya.

Dampak pada Struktur Tim Liverpool

Jika Yildiz datang, Arne Slot akan memiliki fleksibilitas taktis yang lebih luas. Yildiz bisa bermain sebagai gelandang serang atau sayap kiri, sementara Wirtz bisa ditarik ke posisi gelandang tengah progresif. Ryan Gravenberch bisa menjadi partner dinamis. Beban kreativitas tidak hanya bertumpu pada Mohamed Salah. Ini juga berdampak langsung pada pemain lain seperti Cody Gakpo, yang posisinya bisa semakin terancam jika Yildiz langsung klop.

Risiko dan Keputusan yang Harus Diambil

Namun, Liverpool bukan klub yang sembarangan menghamburkan uang. Nilai Rp1,7 triliun untuk Yildiz bukan angka kecil. FSG harus yakin bahwa pemain muda Turki ini bisa langsung beradaptasi, sesuatu yang gagal dilakukan Wirtz sejauh ini. Premier League tidak ramah bagi pemain yang setengah matang.

Kesimpulan

Ini bukan tentang Florian Wirtz yang jelek. Ini tentang kecocokan. Wirtz tetap pemain kelas dunia, tetapi Liverpool keliru jika memaksanya menjadi sesuatu yang bukan dirinya. Arne Slot kini diuji apakah ia berani mengubah struktur demi memaksimalkan aset mahal, atau tetap keras kepala dengan eksperimen yang tidak bekerja. Kenan Yildiz bukan solusi instan, tetapi ia menawarkan profil yang lebih jujur dengan realita Premier League. Fisik, keberanian, dan insting golnya adalah mata uang paling berharga di Inggris. Jika Liverpool ingin tetap bersaing di papan atas, keputusan Januari ini bukan sekadar transfer. Ini soal arah klub.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan