LTT Padi Amis Indramayu Percepat Produksi Pertanian

LTT Padi Amis Indramayu Percepat Produksi Pertanian

Peran Babinsa dalam Mempercepat Musim Tanam Padi di Kabupaten Indramayu

Di tengah hamparan sawah Desa Amis, Kecamatan Cikedung, peran Babinsa kembali terlihat nyata dalam mendampingi petani. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai simbol pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT). Upaya ini dilakukan untuk mempercepat musim tanam padi di Kabupaten Indramayu yang merupakan salah satu lumbung padi nasional.

Pendampingan pertanian tersebut dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2026, mulai pukul 08.15 WIB hingga selesai. Babinsa Desa Amis, Serma Sanudin, anggota Koramil 1613/Terisi, turun langsung ke area persawahan untuk mendampingi kegiatan. Luas Tambah Tanam (LTT) padi milik salah satu petani setempat, H. Udin, memiliki luas sekitar 20 bata dan menjadi bagian dari percepatan Musim Tanam I tahun 2025/2026.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Indramayu memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Oleh karena itu, percepatan tanam menjadi langkah penting untuk memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga.

Serma Sanudin menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar tidak ragu memulai musim tanam sesuai kalender tanam yang telah ditetapkan. Selain itu, Babinsa juga membantu memastikan proses pengolahan lahan hingga penanaman berjalan lancar dan tepat waktu.

“Pendampingan ini untuk memastikan petani siap tanam dan tidak terkendala di lapangan. Kami ingin membantu semaksimal mungkin agar target tanam bisa tercapai,” ujar Serma Sanudin di sela kegiatan.

Lahan milik H. Udin yang menjadi lokasi pendampingan terlihat siap tanam. Pengolahan lahan dilakukan dengan baik, memanfaatkan ketersediaan air yang cukup seiring masuknya musim hujan. Kondisi ini dinilai sangat mendukung percepatan Musim Tanam I, sekaligus membuka peluang peningkatan hasil panen ke depan.

H. Udin selaku pemilik lahan mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa. Menurutnya, pendampingan dari aparat TNI memberikan semangat tersendiri bagi petani, sekaligus memastikan kegiatan pertanian mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kami merasa lebih diperhatikan. Babinsa sering turun ke sawah, memberi semangat, dan memastikan kami tidak tertinggal musim tanam,” ungkapnya.

Program Luas Tambah Tanam (LTT) sendiri merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan produksi padi nasional. Melalui penambahan luas tanam dan percepatan waktu tanam, diharapkan produksi padi dapat meningkat secara signifikan, terutama di daerah sentra pertanian seperti Indramayu.

Koramil 1613/Terisi melalui para Babinsanya secara aktif terlibat dalam pendampingan pertanian. Tidak hanya di Desa Amis, kegiatan serupa juga dilakukan di desa-desa lain dalam wilayah binaan. Pendampingan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman.

Serma Sanudin menambahkan, keberhasilan program pertanian sangat bergantung pada kerja sama semua pihak. Petani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan aparat kewilayahan harus berjalan seiring agar target swasembada pangan dapat tercapai.

“Kami berharap petani tetap semangat dan tidak menunda-nunda tanam. Kalau tanam tepat waktu, hasilnya juga akan lebih baik,” katanya.

Dengan adanya pendampingan seperti ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Amis dan wilayah Kecamatan Cikedung secara umum dapat terus meningkat. Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan Luas Tambah Tanam padi ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian bukan hanya tanggung jawab petani semata, tetapi merupakan kerja bersama lintas sektor demi menjaga stabilitas pangan dan ekonomi daerah.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan