
Prestasi Mahasiswa FK Universitas Trisakti di Konferensi Internasional
Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh mahasiswa Indonesia dalam ajang internasional. Kali ini, tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Trisakti berhasil meraih medali emas pada International Medical Student Research Conference (IMRC) 2025 yang diselenggarakan di Phramongkutklao College of Medicine, Bangkok, Thailand, pada 13–14 Desember 2025.
Tim yang terdiri dari Michelle Valerie Taniwijaya, Ikrimah Diyan Lestari, dan Ainurrahmi Wulandari berhasil mengalahkan peserta dari berbagai negara dengan riset bertema “Sustainable Healthcare: Integrating Medical Innovations for Sustainable Development Goals”. Riset mereka dinilai sangat inovatif dan relevan dengan isu kesehatan global, terutama dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Dukungan Penuh dari Institusi
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh institusi. Pendanaan untuk kegiatan kompetisi ini berasal dari fakultas, serta didukung oleh kebijakan Rektor yang memprioritaskan pengembangan prestasi dan kreativitas mahasiswa. Dekan FK Universitas Trisakti, Dr. dr. Yenny, menyatakan bahwa komitmen institusi dalam mendukung aktivitas akademik mahasiswa adalah salah satu faktor utama kesuksesan ini.
“Seluruh kegiatan kompetisi yang diikuti mahasiswa dibiayai oleh pendanaan Fakultas. Universitas Trisakti sangat peduli terhadap lomba dan pengembangan kreativitas mahasiswa,” ujar Dr. dr. Yenny dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Apresiasi dari Pembimbing dan Wakil Dekan
Dosen pembimbing tim, dr. Mustika Anggiane Putri, M.Biomed, AIFO, juga memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Ia menilai bahwa hasil ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FK Universitas Trisakti mampu menghasilkan karya riset berkualitas dan bersaing secara global meskipun memiliki kesibukan akademik yang tinggi.
Wakil Dekan III FK Universitas Trisakti, dr. Donna, juga menegaskan komitmen fakultas untuk terus memberikan fasilitas dan pendampingan optimal bagi mahasiswa yang mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Mengenal International Medical Student Research Conference (IMRC)
International Medical Student Research Conference (IMRC) adalah konferensi ilmiah berskala internasional yang ditujukan khusus bagi mahasiswa kedokteran untuk mempresentasikan dan mendiskusikan hasil penelitian mereka di bidang kedokteran dan kesehatan. Berikut beberapa karakteristik utama IMRC:
-
Forum presentasi riset mahasiswa
IMRC menjadi wadah bagi mahasiswa kedokteran dari berbagai negara untuk mempresentasikan penelitian ilmiah, baik dalam bentuk oral presentation maupun poster, yang mencakup bidang klinik, biomedik, kesehatan masyarakat, dan inovasi medis. -
Ajang kompetisi akademik internasional
Selain sebagai forum ilmiah, IMRC biasanya bersifat kompetitif. Karya penelitian peserta dinilai oleh panel akademisi dan profesional medis, dengan penghargaan seperti gold, silver, atau bronze medal, serta best presentation. -
Penguatan jejaring dan kolaborasi global
Konferensi ini mempertemukan mahasiswa, dosen, peneliti, dan institusi kedokteran dari berbagai negara, sehingga membuka peluang pertukaran ilmu, kolaborasi riset, dan pengembangan jejaring akademik internasional. -
Tema kesehatan global dan keberlanjutan
Setiap penyelenggaraan IMRC mengusung tema tertentu yang relevan dengan isu kesehatan global, seperti inovasi medis, sistem kesehatan berkelanjutan, atau kontribusi kedokteran terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). -
Diselenggarakan oleh institusi kedokteran
IMRC umumnya diinisiasi dan diselenggarakan oleh fakultas kedokteran atau institusi pendidikan medis ternama di suatu negara, dengan standar penilaian ilmiah yang mengacu pada praktik akademik internasional.
Kesimpulan
IMRC merupakan platform prestisius bagi mahasiswa kedokteran untuk menguji kualitas riset mereka di tingkat global sekaligus membangun rekam jejak akademik internasional sejak dini. Prestasi yang diraih oleh tiga mahasiswa FK Universitas Trisakti tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia dalam berkontribusi di dunia kesehatan global.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar