Mahasiswa UPJ Digerakkan Mandiri di Ekosistem Teknologi, Wajib Manfaatkan AI

Mahasiswa UPJ Digerakkan Mandiri di Ekosistem Teknologi, Wajib Manfaatkan AI

Penguatan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Pengembangan literasi aset digital dan teknologi di kalangan generasi muda Indonesia terus dilakukan oleh berbagai pelaku industri keuangan digital. Salah satu contohnya adalah aplikasi investasi aset kripto, PT Pintu Kemana Saja atau Pintu, yang mensponsori program edukasi yang diselenggarakan oleh Blockvest, sebuah manajemen acara Web3 dan cryptocurrency di Indonesia.

Program bertajuk "Blockvest Goes to Campus: Creativity in AI & Blockchain" diselenggarakan di Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Selasa (25/11/2025). Acara ini dihadiri lebih dari 80 mahasiswa dan memberikan wawasan tentang peluang karier, inovasi teknologi artificial intelligence (AI), serta regulasi di industri crypto dan blockchain.

Koordinator Kemahasiswaan Informatika UPJ, Prio Handoko, menyampaikan apresiasinya terhadap program edukasi tersebut. Menurutnya, data yang semakin kompleks membutuhkan pemanfaatan teknologi seperti AI untuk pengelolaan yang efisien dan blockchain yang mendukung keamanan serta inovasi di dunia digital.

"Karena itu, Program Studi Informatika berkomitmen membentuk IT Club Web3 dan Blockchain guna mewadahi mahasiswa UPJ yang tertarik dengan dunia Web3. Kami berharap seminar ini dapat menambah wawasan mahasiswa terkait hubungan antara AI dan blockchain, membuka minat baru dalam bidang teknologi digital, serta kesempatan berkarier secara mandiri di ekosistem teknologi di masa depan," ujar Prio melalui keterangan yang diterima, Selasa (2/12/2025).

Sementara itu, Ari Budi Santosa, Blockchain & Crypto Content Specialist Pintu, menjelaskan bahwa pihaknya hadir untuk memperkuat edukasi mahasiswa dalam memahami cryptocurrency. Literasi crypto dan blockchain perlu ditingkatkan mengingat perkembangannya yang sangat pesat.

"Maka dari itu, kami memberikan pemahaman fundamental tentang kripto sebagai bekal dasar untuk membuka peluang karier bagi mahasiswa yang tertarik mendalami aset digital. Partisipasi kami di acara ini merupakan bentuk komitmen untuk mendorong literasi dan edukasi fundamental tentang aset kripto dan teknologi blockchain," ujar Ari.

"Kami yakin pemahaman yang baik membuat generasi muda bisa mengambil keputusan yang bijak dalam berinvestasi sekaligus memanfaatkan peluang karier dalam bidang teknologi digital di masa depan," tambahnya.

Founder dan Chief Technology Officer (CTO) Usky AI, Isybel Harto, menyampaikan bahwa kombinasi AI dan blockchain membuka kesempatan besar bagi generasi muda untuk menciptakan karier di masa mendatang. Usky AI merupakan platform OTT berbasis AI yang menyediakan konten media seperti film, serial, musik, dan pesan instan langsung.

"AI mengubah cara kita dalam menciptakan inovasi dan karya, serta bagaimana blockchain memberikan transparansi dan keamanan. Dengan kemudahan akses teknologi saat ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami dan mengeksplorasi teknologi ini secara kreatif, kritis, dan bijak untuk menghadirkan inovasi ke depannya," ujar Isybel Harto.

Berdasarkan survei internet dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2025, generasi muda sangat tertarik menggunakan AI. Dari 8.700 responden, 27,34 persen di antaranya merupakan pengguna AI dengan dominasi Generasi Z sebesar 43,7 persen.

Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan pertumbuhan pengguna kripto di Indonesia mencapai lebih dari 18 juta pengguna per Oktober 2025 lalu. Bagaimana nilai transaksinya? Per September 2025, menyentuh angka Rp360,3 triliun.

Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Generasi Z mendominasi dengan 26,9 persen dari total pengguna dengan rentang usia 18-24 tahun, menunjukkan tingginya minat kalangan muda terhadap aset digital.

"Data ini memperlihatkan tingginya ketertarikan anak muda dalam penggunaan teknologi AI," ujar Isybel.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan