Malam gelap di Bernabeu: Real Madrid kalah dari Celta Vigo, siap hadapi Manchester City?


Real Madrid Kembali Terpuruk dalam Laga Kontra Celta Vigo

Real Madrid mengalami malam yang sangat buruk di Santiago Bernabéu. Dalam pertandingan melawan Celta Vigo, Los Blancos kalah 2-0 dan pulang dengan rasa kecewa yang mendalam. Selain kehilangan poin, mereka juga harus menerima cedera pada Éder Militão serta kartu merah bagi Fran García dan Álvaro Carreras. Kombinasi ini membuat malam di Bernabéu berubah dari frustrasi menjadi bencana kecil.

Hasil ini memperlebar jarak antara Real Madrid dengan posisi teratas klasemen. Madrid kini tertinggal empat poin dari Barcelona dan hanya berhasil meraih dua kemenangan dari tujuh laga terakhir di berbagai kompetisi. Dengan jadwal penting menghadapi Manchester City di Liga Champions pada Rabu (10/12) malam, tekanan untuk bangkit semakin besar bagi Xabi Alonso.

Jalannya Pertandingan

Setelah menang atas Athletic Club pertengahan pekan lalu, Madrid masuk ke pertandingan ini dengan optimisme tinggi. Namun sejak menit awal, terlihat jelas bahwa pasukan Alonso tidak akan mengulang performa apik mereka. Madrid justru membiarkan Celta Vigo menguasai bola dalam waktu lama, mengandalkan garis pertahanan darurat dan jebakan offside untuk meredam serangan.

Pendekatan tersebut hampir berhasil, hingga sebuah momen krusial terjadi. Pablo Durán melepaskan tembakan berbahaya dari serangan balik, dan Militão melakukan penyelamatan brilian sebelum dia terjatuh kesakitan. Sang bek langsung keluar lapangan dibantu dua staf medis, membuat Bernabéu hening seketika. Menambah panjang daftar bek Madrid yang harus dirawat.

Antonio Rüdiger masuk menggantikannya pada menit ke-24, namun Madrid mulai kehilangan arah menjelang turun minum. Serangan mereka tak lebih dari tembakan jarak jauh yang gagal menguji Ionuț Radu.

Kesempatan terbaik justru hadir di menit ke-38 ketika Vinicius Jr menggiring bola di sisi kiri dan memberikan umpan kepada Kylian Mbappé. Sang bintang Prancis lalu mengirim bola ke Arda Güler yang berdiri bebas, namun tembakannya melebar tipis.

Babak Kedua yang Memburuk

Memasuki babak kedua, kekacauan Madrid semakin terasa. Celta Vigo dengan mudah menguasai lini tengah, dan sebuah kelengahan membuat Madrid tertinggal 1-0. Raúl Asencio gagal menghentikan pergerakan Bryan Zaragoza yang kemudian memberikan umpan matang kepada Williot Swedberg untuk mencetak gol. Bernabéu mulai dipenuhi siulan, bukan hanya karena kebobolan, tetapi juga karena sikap Madrid yang tampak kehilangan energi dan agresivitas.

Situasi makin memburuk ketika Fran García menerima dua kartu kuning dalam satu menit pada menit ke-64, membuat Madrid bermain dengan sepuluh pemain. Mbappé hampir menyelamatkan keadaan pada menit ke-73, menciptakan peluang emas yang berujung pada tendangan yang justru melambung. Ekspresi tak percaya jelas terlihat ketika dia menutupi wajah dengan kausnya.

Drama belum selesai. Pada masa injury time, Álvaro Carreras juga diusir wasit karena protes keras. Dengan hanya sembilan pemain, Madrid tidak mampu mencegah Swedberg mencetak gol kedua, memastikan Celta Vigo pulang dengan tiga poin sekaligus menciptakan malam yang sangat kelam bagi tuan rumah.

Tantangan Berikutnya

Kini, Real Madrid harus merespons dengan cepat. Kekalahan ini bukan hanya soal angka di papan skor, tetapi juga alarm keras menjelang duel berat di Eropa. Dengan situasi yang semakin sulit, tim asuhan Xabi Alonso harus segera menemukan solusi untuk bangkit dan menunjukkan performa yang layak sebagai salah satu klub terbesar di dunia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan