Malaysia Open 2026 - Herry IP Paling Berat, Ganda Putra Harus Akhiri Paceklik

Peran dan Harapan untuk Pemain Malaysia di Malaysia Open 2026

Legenda bulutangkis Malaysia, Datuk Razif Sidek, memberikan pernyataan penting mengenai harapan terhadap para pemain negara ini dalam ajang Malaysia Open 2026. Ia menekankan bahwa pemain Malaysia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam turnamen bergengsi ini, melainkan harus berjuang keras untuk mencapai babak final.

Turnamen yang akan digelar pada 6–11 Januari di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menjadi momen penting bagi para atlet. Razif menyebutkan bahwa sebagai turnamen pembuka musim dan digelar di kandang sendiri, Malaysia Open seharusnya menjadi kesempatan emas bagi pemain untuk tampil lebih bersemangat dan siap bertarung habis-habisan.

"Kita bermain di kandang sendiri dan ini adalah turnamen pertama di tahun baru," ujarnya. "Para pemain harus datang dengan semangat yang berbeda, lebih siap, dan bertarung habis-habisan."

Ia juga menekankan pentingnya agresivitas dan peningkatan kualitas permainan. Razif menegaskan bahwa status pemain, baik itu berasal dari BAM atau profesional, bukanlah hal yang menjadi hambatan. Yang terpenting adalah kemampuan mereka dalam mewakili negara.

"Selama mereka mewakili Malaysia, perjuangan mereka tetap sama," katanya. "Kita berharap wakil Malaysia di tiga kategori yaitu ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran bisa mencapai setidaknya babak final."

Sejarah dan Tantangan di Malaysia Open

Malaysia terakhir kali memiliki wakil di final Malaysia Open pada tahun 2018, saat Lee Chong Wei meraih gelar juara tunggal putra. Sejak saat itu, wakil Malaysia hanya mampu bertahan hingga semifinal, termasuk di edisi 2025 ketika beberapa pasangan seperti Man Wei Chong/Tee Kai Wun, Chen Tang Ji/Toh Ee Wei, serta Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie terhenti di babak empat besar.

Turnamen Malaysia Open memiliki status BWF World Tour Super 1000, dengan hadiah total sebesar 2,45 juta dolar AS atau setara dengan 24,2 miliar rupiah. Hal ini menjadikannya salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender bulutangkis BWF.

Namun, tantangan besar sudah menanti anak-anak didik Herry Iman Pierngadi (Herry IP) sejak babak pertama. Contohnya, pasangan Man Wei Chong/Tee Kai Wun akan menghadapi lawan berat seperti Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di babak pertama.

Man Wei Chong mengatakan persiapan menjadi hal yang paling penting. "Jika performa kita bagus, hasilnya akan datang," ujarnya.

Prestasi Masa Lalu dan Target Baru

Malaysia terakhir kali meraih gelar juara sektor ganda putra di Malaysia Open pada 2014, lewat pasangan Goh V Shem/Lim Khim Wah. Sejak saat itu, belum ada ganda putra Negeri Jiran yang mampu naik podium tertinggi lagi.

Dengan harapan tinggi dari legenda seperti Razif Sidek, para pemain Malaysia diharapkan dapat memperbaiki prestasi mereka di ajang ini. Dengan dukungan penuh dari publik dan persiapan yang matang, peluang untuk kembali menembus babak final sangat terbuka.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan