Malaysia Open 2026 - Mantan Korban Raymond/Joaquin, Murid Herry IP Ungkap Hal Paling Ditakuti

Fokus pada Kesehatan, Bukan Hasil

Bagi pebulu tangkis ganda putra Malaysia, Choong Hon Jian, fokus utama pada tahun 2026 bukanlah peringkat atau hasil, tetapi tetap sehat agar dapat bermain sepanjang tahun. Setelah mengalami cedera yang merampas peluangnya untuk mengikuti turnamen di tahun 2025, Hon Jian menyadari bahwa menjaga kondisi tubuh menjadi prioritas utamanya.

Ia mengungkapkan bahwa menghindari waktu di pinggir lapangan telah menjadi target utamanya saat ia bersiap menghadapi musim baru dengan membuka pertandingan Malaysia Open 2026 dari 6 hingga 11 Januari. "Target saya adalah jangan sampai cedera terlebih dahulu," ujarnya. "Jika Anda tidak cedera, Anda dapat bermain di setiap turnamen."

Hon Jian mengalami cedera perut pada Oktober dan harus absen pada paruh kedua tahun ini. Cedera ini menambah musim yang tersendat-sendat yang juga memengaruhi duetnya dengan Muhammad Haikal Nazri. Awal tahun ini, Haikal sempat absen selama empat bulan karena cedera pinggul, membuat pasangan tersebut kesulitan menemukan momentum.

Meskipun begitu, pasangan ini pernah mencuri perhatian dengan memenangkan tiga gelar antara 2023 dan 2024. Mereka berhasil meraih kemenangan dalam Syed Modi International, Guwahati Masters, dan Orleans Masters. Namun, cedera yang mereka alami telah memengaruhi peringkat mereka. Setelah sempat berada di peringkat 18 dunia, Hon Jian/Haikal kini turun ke peringkat ke-34 dunia setelah beberapa kali mengalami gangguan dalam pertandingan.

Pasangan ini bahkan sempat menjadi korban Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada babak kedua Australian Open 2025 (Super 500). "Kami selalu bergantian (cedera)," kata Hon Jian sambil tertawa. "Jika saya cedera, Haikal juga akan cedera. Itulah yang paling saya takuti."

Masalah perut yang dialami Hon Jian dua kali kini telah sembuh total, tetapi ia tetap tidak mau mengambil risiko. Ia menjelaskan bahwa cedera terjadi di area yang berbeda pada kali kedua dan percaya bahwa tinggi badannya berkontribusi pada masalah tersebut. Alasannya, dia cenderung meregangkan tubuh secara berlebihan dan kehilangan keseimbangan saat bermain.

"Sekarang sudah pulih, tetapi saya ingin memperkuat otot agar tidak cedera lagi," katanya, menambahkan bahwa rehabilitasi dan latihan pencegahan telah menjadi bagian penting dari rutinitasnya.

Kesempatan Baru di Malaysia Open 2026

Meskipun dengan pandangan yang hati-hati, Malaysia Open memiliki arti khusus bagi Hon Jian. Ia absen dari turnamen tahun lalu dan belum pernah tampil pada babak utama turnamen yang kini telah ditingkatkan statusnya menjadi Super 1000. "Saya ingin merasakannya. Saya tidak bermain tahun lalu, jadi tahun ini saya benar-benar ingin merasakan Malaysia Open," ujar Hon Jian.

Namun, awal yang menantang menanti Hon Jian/Haikal di Malaysia Open 2026. Mereka akan menghadapi pasangan Inggris peringkat 16 dunia, Ben Lane/Sean Vendy. Anak didik Herry Iman Pierngadi (Herry IP) ini memiliki rekor head-to-head 1-1 melawan wakil Inggris tersebut. Meski demikian, Hon Jian tetap optimis dan siap menghadapi tantangan tersebut dengan fokus pada kesehatan dan persiapan yang matang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan