
Kehadiran Penggemar Berpengaruh Besar dalam Pertandingan Malaysia Open 2026
Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi atau dikenal dengan Herry IP, meminta para penggemar untuk hadir dan mendukung langsung dalam gelaran Malaysia Open 2026. Turnamen ini akan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, dan menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet Malaysia untuk meraih gelar juara.
Herry IP menekankan bahwa kehadiran penonton secara langsung dapat memberikan dampak signifikan terhadap performa pemain. Ia berharap dukungan dari pendukung tuan rumah dapat membantu Aaron Chia/Soh Wooi Yik meraih gelar ganda putra di turnamen ini. Sejak kemenangan Goh V Shem/Lim Khim Wah pada tahun 2014, sektor ganda putra Malaysia belum pernah meraih gelar juara di ajang ini.
Sudah hampir 11 tahun lamanya, sektor ganda putra Malaysia gagal merengkuh gelar juara di Malaysia Open. Hal ini membuat Herry IP semakin memperhatikan pentingnya dukungan dari masyarakat. Ia menyebutkan bahwa Aaron Chia/Soh Wooi Yik merupakan salah satu pasangan terbaik Negeri Jiran yang telah berhasil menjadi Juara Asia 2025.
“Saya berharap mereka bisa melaju hingga akhir karena dukungan para penggemar,” ujar Herry IP seperti dikutip dari media lokal. “Dukungan dari penonton dapat membuat perbedaan besar, terutama saat bermain di kandang sendiri.”
Selain itu, Herry IP juga menegaskan bahwa semua orang memiliki kesempatan, tetapi ia percaya dukungan penonton dapat mengubah keadaan bagi pasangan Malaysia. Dengan demikian, kehadiran penonton sangat penting dalam membangun semangat para pemain.
Tantangan Berat yang Harus Diatasi oleh Chia/Soh
Untuk meraih gelar juara, Aaron Chia/Soh Wooi Yik harus melewati jalan terjal dalam undian Malaysia Open 2026. Di babak pertama saja, mereka sudah ketemu wakil Amerika Serikat yang tak bisa diremehkan, Chen Zhi Yi/Persley Smith.
Jika lolos, mereka berpotensi menghadapi Liu Kuang Heng/Yang Po Han asal Taiwan dan yang paling menyeramkan adalah berhadapan dengan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani pada babak 8 besar. Pasangan independen Indonesia ini sudah lima kali berjumpa dan dari empat pertemuan semua berhasil dimenangi Sabar/Reza.
Termasuk kekalahan terbaru mereka yang terjadi pada final beregu dan final perorangan SEA Games 2025. Sabar/Reza dua kali beruntun mengalahkan Chia/Soh yang berstatus ranking dua dunia.
Belum sampai di situ, ancaman Chia/Soh juga berpotensi ketemu Kim Won-ho/Seo Seung-jae asal Korea Selatan yang menjadi ganda putra tersulit untuk dikalahkan. Meskipun begitu, Herry IP tetap optimis jika dukungan penonton bisa memberikan dorongan ekstra.
“Saya harap para penggemar akan memenuhi stadion untuk menyemangati pemain kami. Won Ho-Seung Jae memang kuat, tetapi para penonton di Axiata Arena akan mendukung pasangan kami jika mereka mencapai final,” tutur Herry IP.
Opsi Lain yang Bisa Diandalkan
Sebenarnya ada opsi ganda putra yang bisa diharapkan selain Chia/Soh seperti Man Wei Chong/Tee Kai Wun, Junaidi Arif/Roy King Yap. Namun, harapan besar disematkan pada Chia/Soh sebagai ganda putra ranking dua dunia dan paling senior di antara anak didik Herry IP lainnya.
Pemain ini memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup matang untuk menghadapi tantangan-tantangan besar di turnamen ini. Dengan dukungan penuh dari para penggemar, Chia/Soh memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara di Malaysia Open 2026.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar