
MAN Jeneponto Kembali Tegaskan Komitmen sebagai Sekolah Siaga Kependudukan
MAN Jeneponto kembali memperkuat komitmennya sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) melalui pelaksanaan presentasi 5 besar Karya Tulis Ilmiah (KTI) Kependudukan pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PORSENI 2025 dan menjadi ajang para siswa untuk menampilkan gagasan-gagasan inovatif terkait isu-isu kependudukan.
Presentasi tersebut dihadiri oleh empat juri yang kompeten, yaitu Andi Wahdania, S.Pd., M.Pd, selaku Pembina Ekstrakurikuler KTI, serta tiga juri lainnya: Gaida Teapon, S.Pd., Sri Rahayu, S.Pd., dan Eka Lufiah, S.Pd. Keempat juri memberikan penilaian objektif berdasarkan kualitas gagasan, inovasi, dan kemampuan peserta dalam memaparkan isu-isu kependudukan yang mereka angkat.
Penguatan Status SSK dan Implementasi MoU Bersama BKKBN
Pemilihan tema kependudukan bukan tanpa alasan. Ini merupakan anjuran langsung dari Kepala Madrasah, sekaligus wujud nyata dari implementasi status MAN Jeneponto sebagai Sekolah Siaga Kependudukan. Selain itu, kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari kerja sama strategis antara MAN Jeneponto dan BKKBN Kabupaten Jeneponto berdasarkan:
- MoU MAN Jeneponto Nomor: 1605/Ma.21.07.01/PP.006/10/2025
- MoU BKKBN Kabupaten Jeneponto Nomor: 348/dppkb/dalduk/X/2025
Kolaborasi ini memperkuat langkah madrasah dalam mengintegrasikan isu-isu kependudukan ke dalam pembelajaran, program ekstrakurikuler, hingga budaya sekolah.
Finalis Tampilkan Kepedulian Terhadap Isu Kependudukan
Dalam presentasi final, para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga menampilkan kepedulian mendalam terhadap realitas kependudukan yang dihadapi masyarakat saat ini. Setiap finalis menyampaikan gagasan yang kritis, solutif, dan relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Suasana presentasi berlangsung dinamis, edukatif, dan inspiratif, menegaskan bahwa MAN Jeneponto tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga berupaya mencetak generasi muda yang sadar, peduli, dan siap mengambil peran dalam isu-isu strategis bangsa.
Inovasi dan Konsistensi dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN Jeneponto kembali menunjukkan posisinya sebagai madrasah yang aktif berinovasi dan konsisten menjadikan isu kependudukan sebagai bagian penting dalam pembinaan karakter dan intelektualitas peserta didik. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan analitis, kreativitas, serta kesadaran sosial yang tinggi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antara madrasah dengan institusi pemerintah seperti BKKBN, yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kependudukan.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Isu kependudukan yang dibahas dalam KTI ini mencakup berbagai aspek, mulai dari data kependudukan, perencanaan keluarga, hingga pengelolaan sumber daya manusia. Hal ini menunjukkan bahwa siswa MAN Jeneponto tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi awal dari upaya lebih luas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kependudukan. Dengan melibatkan siswa dalam diskusi dan penyusunan KTI, MAN Jeneponto membuka peluang bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat.
Kesimpulan
MAN Jeneponto telah membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan pemahaman terhadap isu-isu sosial yang relevan. Melalui kegiatan seperti presentasi KTI Kependudukan, madrasah ini menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, kritis, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar