Manajemen Terra Drone Janji Penuhi Hak Korban Kebakaran, Termasuk Magang


JAKARTA, aiotrade–
Manajemen PT Terra Drone Indonesia telah menyatakan komitmen penuh untuk memenuhi seluruh hak karyawan yang meninggal dunia akibat kebakaran kantor perusahaan yang terjadi pada Selasa (10/12/2025). Komitmen ini mencakup pemenuhan hak normatif serta pemberian santunan duka kepada keluarga korban.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Human Resources Development Terra Drone, Umaidi Suhari, saat ditemui di Gedung Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025). Ia menjelaskan bahwa perusahaan akan memproses semua hak korban sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan jaminan kematian.

"Pastinya sesuai dengan regulasi kita ya Indonesia ya, BPJS, JKK, kematian, semuanya akan kami proses dan terakhir pastinya ada santunan duka untuk keluarga. Tidak bisa menggantikan sosok teman kita yang sudah berpulang, tapi at least bisa mengurangi sedikit kesedihan dari keluarga yang dirasakan ya," ucap Umaidi.

Ia menegaskan bahwa perusahaan akan memproses seluruh hak korban sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal ini juga berlaku bagi peserta magang yang turut menjadi korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.

"Pastinya kalau untuk hak kami mengikuti regulasi yang ada. Untuk uang duka cita pasti akan kami keluarkan," ungkap Umaidi.

Selain pemenuhan hak secara administratif, Umaidi menyebut bahwa manajemen perusahaan juga akan menyambangi keluarga para korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral.

"Setelah ini kami, saya terutama mewakili manajemen akan mengunjungi satu persatu rumah keluarga sebagai bentuk ya duka cita yang mendalam, teman-teman," jelasnya.

Seluruh korban teridentifikasi
Sebelumnya, RS Polri Kramat Jati memastikan seluruh jenazah korban kebakaran kantor PT Terra Drone telah berhasil diidentifikasi. Total terdapat 22 korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru mengatakan, 12 jenazah terakhir berhasil diidentifikasi dalam sidang rekonsiliasi ketiga yang digelar pada Rabu sore.

"Pada pukul 15.30 tadi kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban dan memutuskan ada 12 jenazah telah kembali dan berhasil kita identifikasi," ucap Prima.

Dengan rampungnya proses identifikasi, pihak rumah sakit memastikan seluruh jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga melalui Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati.

"Jadi tahap satu kemarin malam ada tiga jenazah, tahap dua tadi pagi ada tujuh jenazah, dan untuk sore ini ada 12 jenazah, jadi totalnya 22 jenazah," jelasnya.

Daftar Korban Teridentifikasi
Berikut daftar 22 korban kebakaran kantor PT Terra Drone yang telah teridentifikasi:

  • Siti Sa’addah Ningsih, perempuan, 24 tahun
  • Emilia Salim Tan, perempuan, 23 tahun
  • Ervina, perempuan, 25 tahun
  • Chandra Faajriati, perempuan, 19 tahun
  • Tahsya Larasati, perempuan, 25 tahun
  • Sendy Wijaya, laki-laki, 27 tahun
  • Rayhansyah Pinago, laki-laki, 24 tahun
  • Chintia Leni, perempuan, 29 tahun
  • Rosdiana, perempuan, 26 tahun
  • Muh Ikhsanul Mirja, laki-laki, 22 tahun
  • Syaiful Fajar, laki-laki, 38 tahun
  • Assyifa Mulandar, perempuan, 25 tahun
  • Pariyem, perempuan, 31 tahun
  • Ninda Tan, perempuan, 32 tahun
  • Muhammad Ariel Budiman, laki-laki, 24 tahun
  • Mochamad Apriyana, laki-laki, 40 tahun
  • Della Yohana Simanjuntak, perempuan, 22 tahun
  • Nazaellya Tsabita Nurazisha, perempuan, 27 tahun
  • Athiniyah Isnaini Rasyidah, perempuan, 18 tahun
  • Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan, 22 tahun
  • Novia Nurwana, perempuan hamil, 28 tahun
  • Yoga Valdier Yaseer, laki-laki, 28 tahun

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan