Manfaat filler dagu mengatasi penuaan wajah

Pengertian dan Manfaat Filler Dagu

Filler dagu merupakan salah satu metode perawatan estetika yang digunakan untuk mengatasi perubahan struktur wajah akibat penuaan. Ketika seseorang menua, volume wajah bisa mengalami perubahan, baik bertambah maupun berkurang. Beberapa area wajah mungkin tampak menumpuk, sedangkan area lainnya, seperti dagu, bisa mengalami penyusutan.

Perubahan ini sering kali membuat wajah terlihat berat di bagian bawah dan kehilangan keseimbangan proporsinya. Dr. Friska Natasya, dokter spesialis kulit dari Skin Evo Clinic, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa pada proses penuaan, lemak di beberapa area wajah bisa meningkat, termasuk di daerah smile line dan marionette line.

Apa Itu Smile Line dan Marionette Line?

Smile line adalah lipatan yang terbentuk dari sisi hidung hingga sudut mulut, biasanya terlihat saat seseorang tersenyum. Sementara itu, marionette line adalah lipatan yang terletak dari area mulut ke arah dagu. Garis ini semakin jelas seiring bertambahnya usia.

Selain proses penuaan, filler dagu juga dapat dilakukan pada usia muda, tergantung pada indikasi dan kebutuhan pasien. Hal ini dilakukan untuk mengisi kembali area dagu yang mengalami penyusutan.

Mengisi Volume Dagu yang Berkurang

Seiring bertambahnya usia, dagu menjadi salah satu area yang mengalami penyusutan. Perubahan ini disebabkan oleh lapisan tulang yang menipis, lemak yang berkurang, serta jaringan penyangga kulit yang mengendur.

Dr. Friska menjelaskan bahwa ketika lapisan tulang menipis dan lemak berkurang, jaringan penyangga di kulit juga akan kendor, sehingga menyebabkan dagu terlihat lebih rata atau tidak tegas. Dengan menggunakan filler, area dagu dapat diisi kembali untuk membantu memperbaiki struktur wajah bagian bawah.

Membantu Menyeimbangkan Proporsi Wajah

Manfaat lain dari filler dagu adalah membantu menyeimbangkan proporsi wajah yang berubah karena proses penuaan. Saat volume dagu berkurang sementara area depan wajah justru bertambah, jarak antarstruktur wajah menjadi tidak seimbang.

Dari pelipis, dahi, hingga area belakang wajah, perubahan ini bisa membuat wajah terlihat tidak proporsional. Dengan mengisi area dagu, keseimbangan proporsi wajah dapat kembali lebih imbang, sehingga kesan wajah berat di bagian bawah berkurang.

Efeknya, lipatan di sekitar mulut seperti smile line dan marionette line dapat tampak lebih ringan meski area tersebut tidak disuntik secara langsung.

Tidak Ada Pengaruh dari Aktivitas Makan dan Mengunyah

Selain manfaat struktural, filler dagu juga dinilai aman untuk aktivitas sehari-hari. Berbeda dengan area wajah yang aktif bergerak, dagu termasuk area yang relatif tidak banyak bergerak. Oleh karena itu, aktivitas seperti makan dan mengunyah tidak akan memengaruhi hasil filler dagu.

Dr. Friska menegaskan bahwa dagu termasuk area wajah yang relatif diam, berbeda dengan area sekitar mulut yang aktif saat berbicara atau tersenyum. Jadi, selama penempatannya benar, pasien tetap dapat beraktivitas seperti biasa tanpa khawatir tentang posisi atau ketahanan filler.

Keamanan dan Perawatan Pasca-Tindakan

Meskipun filler dagu aman untuk aktivitas sehari-hari, dr. Friska tetap menyarankan kehati-hatian pada periode awal setelah tindakan, terutama dalam 24 jam pertama. Hal ini dilakukan untuk menghindari benturan keras pada area dagu, yang bisa memengaruhi hasil pengobatan.

Selama prosedur dilakukan dengan teknik yang tepat, pasien tetap dapat melanjutkan aktivitas harian mereka tanpa gangguan. Dengan demikian, filler dagu bukan hanya efektif dalam memperbaiki struktur wajah, tetapi juga nyaman dan aman untuk digunakan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan