Mantan Pelatih Persib Bandung Jadi Incaran Persis Solo Gantikan Peter de Roo

Mantan Pelatih Persib Bandung Jadi Incaran Persis Solo Gantikan Peter de Roo

Profil Miljan Radovic, Mantan Pelatih Persib Bandung yang Kembali Diperbincangkan di Indonesia

Miljan Radovic kembali menjadi sorotan dalam jagat sepak bola Indonesia setelah kabar mengenai kemungkinannya untuk melatih klub Super League. Klub yang dimaksukkan adalah Persis Solo, yang saat ini sedang mencari pelatih baru untuk menggantikan Peter De Roo.

Kabar ini pertama kali muncul dari akun Instagram @ngobrolduniabola, yang menyebutkan bahwa Miljan Radovic masuk dalam daftar jajaran kepelatihan Persis Solo. Meski belum ada konfirmasi resmi, pembicaraan terkait rencana ini mulai menghangat dan menjadi perhatian banyak pihak.

Persis Solo kini berada di tahap finalisasi untuk menentukan nama pelatih baru. Direktur Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, menjelaskan bahwa manajemen telah melakukan wawancara dengan beberapa kandidat untuk mengetahui rencana jangka pendek dalam memperbaiki performa tim. Ia juga menyebutkan bahwa pendekatan yang akan digunakan oleh pelatih baru akan menjadi fokus utama dalam perbaikan tim.

Mengenal Sosok Miljan Radovic

Miljan Radovic lahir pada 18 Oktober 1975 di Nikšić, Yugoslavia. Usianya yang kini menginjak 50 tahun membuatnya memiliki pengalaman luas dalam dunia sepak bola. Sebelum menjadi pelatih, ia pernah berkarier sebagai pemain sejak tahun 2004 bersama klub tanah kelahirannya.

Selama karier sebagai pemain, Miljan Radovic pernah membela dua klub di Indonesia, yakni Persib Bandung dan Pelita Bandung R. Catatan statistik terbaiknya terjadi saat bermain untuk Persib Bandung, dengan total 32 pertandingan, 11 gol, 0 assist, dan 2.735 menit bermain. Total statistiknya selama berkarier sebagai pemain mencapai 95 pertandingan, 20 gol, 0 assist, dan 7.646 menit bermain.

Ia memutuskan gantung sepatu pada 1 November 2013 setelah bermain bersama Pelita Bandung R. Karier kepelatihannya dimulai dengan berganti-ganti klub hingga kini. Miljan Radovic pernah melatih FK Sutjeska Niksic, Voska Sport, FK Decic Tuzi, dan OFK Grbalj sebelum akhirnya melatih Persib Bandung pada 2019.

Riwayat Kepelatihan Miljan Radovic

  • Al-Ramtha SC : 11 Januari 2025 - sekarang
  • FK Sutjeska Niksic : 6 Maret 2024 - 4 September 2024
  • Voska Sport : 15 Juni 2023 - 19 Februari 2024
  • FK Decic Tuzi : 27 September 2021 - 15 April 2022
  • FK Sutjeska Niksic : 15 November 2020 - 4 Juni 2021
  • Persib Bandung : 1 Januari 2019 - 3 Mei 2019
  • OFK Grbalj : 1 Juli 2016 - 6 Juni 2017

Data Statistik Permainan Berdasarkan Klub

  • Persib Bandung : 32 pertandingan, 11 gol, 0 assist, 2.735 menit bermain
  • Mogren : 24 pertandingan, 1 gol, 0 assist, 2.046 menit bermain
  • OFK Grbalj : 20 pertandingan, 4 gol, 0 assist, 1.645 menit bermain
  • NK Smartno 1928 : 7 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 585 menit bermain
  • OFK Petrovac : 6 pertandingan, 3 gol, 0 assist, 489 menit bermain
  • Pelita Bandung R : 5 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 356 menit bermain
  • Sutjeska Niksic : 1 pertandingan, 1 gol, 0 assist, 90 menit bermain

Profil Lengkap Miljan Radovic

  • Nama di negara kelahiran / nama lengkap : Miljan Radovic
  • Tanggal lahir / umur : 18 Oktober 1975 (50 tahun)
  • Tempat kelahiran : Nikšić, Yugoslavia (RFS)
  • Kewarganegaraan : Montenegro
  • Periode rerata sebagai pelatih : 0,64 Tahun
  • Lisensi kepelatihan : Lisensi Pro - UEFA
  • Formasi yang disukai : 4-2-3-1
  • Agen : SA Sports

Miljan Radovic kini masih menjabat sebagai Pelatih Kepala Al-Ramtha SC. Ia tercatat memiliki tren positif tak terkalahkan sejak pertandingan 3 Mei 2025 dalam ajang Liga Jordania musim 2025/2026. Dari total 21 penampilan yang ia bawa, Al-Ramtha SC hanya mengalami empat kali kekalahan yakni saat menghadapi Al-Jazeera Club, Al-Salt SC, Al-Ahli, dan Al-Faisaly.

Kemungkinan besar, jika benar-benar dilantik sebagai pelatih Persis Solo, Miljan Radovic akan menggunakan kesempatan ini untuk membuktikan dirinya sebagai pelatih yang mampu memberikan perbaikan signifikan bagi klub. Namun, ia juga harus bisa mengatasi kegagalan masa lalu saat melatih klub Indonesia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan