
nurulamin.proMantan pelatih Real Madrid yang kini menukangi Real Betis, Manuel Pellegrini, menyindir para petinggi El Real, termasuk sang presiden Florentino Perez, atas keputusan mereka mendepak Xabi Alonso.
Real Madrid mengambil langkah mengejutkan dengan memutus kerja sama dengan Xabi Alonso.
Keputusan itu diumumkan hanya sehari setelah Real Madrid kalah 2-3 dari Barcelona pada laga final Piala Super Spanyol 2026 di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (11/1/2025) waktu setempat.
Sebagai penggantinya, Alvaro Arbeloa ditunjuk menjadi caretaker.
"Real Madrid C. F. dengan ini mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama," demikian bunyi pernyataan resmi klub.
"Xabi Alonso akan selalu diingat dengan kasih sayang dan kekaguman oleh semua Madridistas karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami."
"Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya."
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatihnya atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini, dan mendoakan yang terbaik bagi mereka di tahap baru dalam kehidupan mereka," bunyi pernyataan Madrid.
Langkah Real Madrid mendepak Xabi Alonso mengundang reaksi keras dari sejumlah pihak, termasuk Manuel Pellegrini.
Pellegrini, yang pernah menukangi El Real selama setahun pada 2009-2010, menilai mantan klubnya telah membuat keputusan salah.
Menurutnya, Xabi Alonso masih layak untuk dipertahankan meskipun gagal menjuarai Piala Super Spanyol.
Pasalnya, kata pelatih berusia 72 tahun itu, Real Madrid masih berpeluang untuk menjuarai tiga kompetisi lainnya pada musim 2025-206.
Tiga kompetisi tersebut ialah Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.
Di Liga Spanyol, Real Madrid hanya terpaut empat poin dari Barcelona di puncak klasemen.
Sementara di Liga Champions, Los Blancos berada di posisi delapan besar klasemen fase liga atau zona lolos langsung ke fase knock-out.
Kemudian di Copa del Rey, Real Madrid telah menginjakkan kakinya di babak 16 besar.
Pellegrini pun menyindir semua petinggi Real Madrid, termasuk Florentino Perez, telah bersikap tidak dewasa atau kekanak-kanakan.
"Memecat Xabi Alonso sepertinya tidak tepat menurut saya," ucap Pellegrini, dikutip nurulamin.prodari Managing Madrid.
"Mereka hanya tertinggal empat poin di Liga Spanyol."
"Mereka juga masih berpeluang di Liga Champions dan Copa del Rey."
"Sebagai seorang pelatih, kami hanya bergantung pada kedewasaan seluruh dewan pengurus," tutur pelatih asal Cile itu menambahkan.
Xabi Alonso sendiri baru menukangi Real Madrid pada musim panas 2025.
Dalam kurun waktu enam bulan, sang pelatih berusia 44 tahun itu terhitung telah memimpin 34 laga.
Catatannya, Alonso membawa Real Madrid meraih 24 kemenangan, 4 kali imbang, dan 6 kali kalah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar