
Marion Jola Menghibur Masyarakat Jakarta dalam Perayaan Tahun Baru 2026
Penyanyi wanita Marion Jola, yang biasa dipanggil Lala, memberikan penampilan istimewa dalam acara hiburan menjelang Tahun Baru 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Acara ini digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan menjadi bagian dari perayaan tahun baru yang tidak hanya berfokus pada kembang api, tetapi juga pada kebersamaan dan tradisi budaya.
Marion Jola tampil di panggung utama pada Rabu malam, dimulai sekitar pukul 20.55 dengan lagu pembuka "Aduh" (2021). Meskipun hujan mulai turun, ia tetap membangkitkan semangat para penonton. Dalam pidatonya, Lala mengajak masyarakat Jakarta untuk tetap antusias dan bersyukur atas momen pergantian tahun.
“Jakarta, meskipun hujan malam ini, tetap semangat ya. Mari kita bernyanyi bersama untuk merayakan tahun baru,” ujarnya.
Selama penampilannya, Lala membawakan beberapa lagu andalan seperti “Rayu” dan “Overthinking”. Ia juga menampilkan koreografi yang dinamis dan penuh energi, membuat suasana panggung semakin meriah. Lagu “Jangan” menjadi penutup dari penampilan Marion Jola di acara tersebut.
Sebelum meninggalkan panggung, Lala menyampaikan rasa prihatin atas bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia berharap saudara-saudara mereka segera pulih dan dapat bangkit dari musibah tersebut.
“Mari kita doakan untuk saudara-saudara kita di Sumatra semoga segera pulih,” katanya.
Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta bukan hanya sekadar pertunjukan kembang api, tetapi juga menjadi ajang untuk berkumpul dan merayakan kebersamaan. Di berbagai negara, masyarakat memiliki tradisi unik dalam menyambut pergantian tahun. Tradisi-tradisi ini sering kali terinspirasi dari budaya dan keyakinan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Di Indonesia, perayaan tahun baru umumnya diisi dengan aktivitas memasak dan berkumpul bersama keluarga atau orang-orang terdekat. Esensi dari perayaan ini adalah kebersamaan, yang menciptakan suasana hangat untuk mengakhiri tahun dan menyambut tahun baru dengan harapan baru.
Berikut beberapa tradisi unik dalam merayakan Tahun Baru di berbagai daerah:
- Banten: Masyarakat Banten sering melakukan ritual "Ngebleng" yang melibatkan doa dan persembahan kepada leluhur.
- Sunda: Di Jawa Barat, masyarakat biasanya memasak nasi tumpeng sebagai simbol keberlimpahan.
- Jawa: Tradisi "Keraton" atau berkumpul di keraton menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru.
- Sumatra: Di beberapa daerah, masyarakat melakukan upacara adat dan pesta khas daerah.
Tradisi yang beragam ini menunjukkan bahwa perayaan Tahun Baru tidak hanya sekadar momen hiburan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap budaya dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar