Martono, KUPT KA Makassar-Parepare Berkomitmen Tingkatkan Layanan Masyarakat

Martono, KUPT KA Makassar-Parepare Berkomitmen Tingkatkan Layanan Masyarakat

Penugasan Martono sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis di Lintas Makassar–Parepare

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, yang bertanggung jawab atas layanan KA Perintis Makassar–Parepare, baru saja mengumumkan penugasan figur baru untuk memperkuat kualitas pelayanan di lintas strategis tersebut. Martono resmi menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Crew KA Makassar–Parepare mulai tanggal 1 Agustus 2025. Penugasan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi.

Martono bukan sosok asing dalam dunia perkeretaapian. Ia memulai karier pada tahun 2007 sebagai staf di Dipo Jatinegara. Selama lima tahun, ia bekerja sebagai asisten masinis dan masinis sebelum melangkah ke posisi penyelia di Kantor Pusat KAI Bandung. Pengalaman ini membentuk karakter kepemimpinannya yang tenang, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

Beberapa posisi strategis yang pernah ia tempati antara lain Wakil KUPT Stasiun Tanah Abang, KUPT Stasiun Serpong, dan KUPT Stasiun Jakarta Kota. Rekam jejaknya menjadi dasar bagi penugasan barunya di Makassar–Parepare, yang dinilai sebagai pengalaman istimewa oleh Martono sendiri.

“Penugasan di Makassar–Parepare menjadi pengalaman istimewa karena saya dapat terlibat langsung dalam pengembangan layanan KA Perintis sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional di Sulawesi. Ini menjadi dorongan besar bagi saya untuk memberikan kontribusi terbaik,” ujarnya.

Tantangan dan Kesempatan di Lintas Makassar–Parepare

Perbedaan antara layanan perkotaan di Jawa atau Sumatera dengan pengoperasian KA Perintis di Sulawesi tidak bisa dipandang remeh. Sistem penjualan karcis manual yang digunakan dalam layanan ini membutuhkan koordinasi intensif dan pengawasan ketat. Namun bagi Martono, tantangan tersebut justru menjadi ruang pembelajaran sekaligus bentuk pengabdian.

“Saya memastikan koordinasi seluruh tim berjalan optimal agar program yang telah berjalan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. Dukungan tim yang solid menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan prima,” tambahnya.

Di balik kesibukannya, keluarga yang berdomisili di Jakarta tetap menjadi sumber energi dan motivasi bagi Martono dalam menjalankan amanah. “Walaupun berjauhan, keluarga selalu memberikan dukungan penuh. Komunikasi yang baik membuat saya semakin mantap menjalankan tugas ini,” ujarnya.

Visi dan Harapan untuk Layanan KA Makassar–Parepare

Sebagai KUPT Crew, Martono membawa visi pengembangan layanan KA Makassar–Parepare agar semakin relevan, modern, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sulawesi. Ia menilai ketersediaan sarana tambahan dan penambahan perjalanan ke depan menjadi kunci peningkatan kualitas layanan.

“Harapan saya, layanan KA Makassar–Parepare terus berkembang, semakin baik, dan semakin dicintai masyarakat. Penambahan sarana dan perjalanan akan membuat layanan ini semakin optimal,” tegasnya.

Martono juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas kereta api serta menyebarkan informasi positif mengenai layanan ini agar semakin banyak warga yang memperoleh manfaat.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga sarana dan prasarana agar tetap prima serta turut mempromosikan layanan KA Makassar–Parepare,” tambahnya.

Apresiasi dari Manajemen KAI Daop 8 Surabaya

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menilai kehadiran Martono memberikan energi baru dalam penguatan layanan di wilayah Sulawesi.

“KAI Daop 8 Surabaya memberikan apresiasi atas komitmen dan profesionalisme Pak Martono dalam memimpin layanan KA Perintis Makassar–Parepare. Kehadiran beliau menjadi bagian penting dalam penguatan layanan dan mendukung pengembangan jalur kereta api sebagai Proyek Strategis Nasional di Sulawesi. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Luqman.

Pengangkatan Martono sebagai KUPT Crew menjadi bukti komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin prima melalui penempatan pemimpin lapangan yang berpengalaman dan berdedikasi. KAI Daop 8 Surabaya terus memperkuat layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, termasuk di wilayah Indonesia Timur melalui pengembangan layanan pada lintas Makassar–Parepare.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan