
Banjir di Kawasan Masjid Agung Banten Lama, Makam Sultan Maulana Hasanuddin Tetap Aman
Banjir yang terjadi di kawasan Masjid Agung Banten Lama, Kota Serang pada Jumat (2/1/2026) menimbulkan berbagai dampak. Namun, salah satu hal yang menarik perhatian adalah keberadaan makam Sultan Maulana Hasanuddin yang tidak terendam air meskipun wilayah sekitarnya tergenang.
Makam yang merupakan situs bersejarah ini dibangun pada tahun 1556 dan masih menjadi tempat bersejarah yang penting bagi masyarakat setempat. Berdasarkan pantauan, hingga pukul 23.04 WIB, area pelantaran masjid dan tempat pemakaman umum mengalami genangan air. Namun, area utama makam Sultan Maulana Hasanuddin tetap aman dan tidak terkena dampak banjir.
Ketinggian air yang menggenang di area tersebut mencapai antara 10 hingga 20 cm. Meski begitu, para petugas terlihat bekerja sama untuk mengalirkan air ke saluran pembuangan agar kondisi bisa segera pulih. Ketika air mulai surut, para penziarah pun dapat kembali berziarah dengan tenang dan khusyuk.
Salah satu petugas yang ditemui menyampaikan bahwa hanya area luar dari kompleks makam yang terendam air. Ia menjelaskan bahwa ratusan makam yang berada di luar area utama terkena dampak banjir. Namun, ia berharap kondisi tersebut segera membaik.
"Banjir cuma di area luar aja, gak nyampe masuk ke dalam area utama, ada ratusan makam yang terendam. Alhamdulillah sekarang air mulai surut," ujarnya.
Kondisi Terkini dan Upaya Penanggulangan
Selain itu, masyarakat sekitar juga turut serta dalam upaya penanggulangan banjir. Para petugas dan warga bersama-sama melakukan tindakan pencegahan agar air tidak terlalu mengganggu aktivitas di sekitar masjid. Proses pengaliran air dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.
Beberapa titik di sekitar masjid tampak masih tergenang air. Namun, berdasarkan informasi terbaru, tingkat genangan telah mulai berkurang. Masyarakat berharap agar kondisi ini segera kembali normal sehingga kegiatan ibadah dan ziarah dapat berlangsung seperti biasanya.
Peran Situs Bersejarah dalam Kehidupan Masyarakat
Makam Sultan Maulana Hasanuddin memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya masyarakat Banten. Selain sebagai tempat ziarah, situs ini juga menjadi saksi bisu dari perjalanan sejarah kerajaan Banten yang kaya akan nilai-nilai spiritual dan historis.
Meski terkena dampak banjir, makam ini tetap menjadi pusat perhatian masyarakat. Keberadaannya yang tidak terendam air memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para penziarah. Dengan adanya upaya penanggulangan yang dilakukan oleh pihak terkait, diharapkan situasi ini tidak berdampak jangka panjang terhadap keberadaan situs bersejarah tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar