
Alasan Pelatih Persija Jakarta Tidak Memainkan Emaxwell dan Jordi Amat
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menjelaskan alasan tidak memasukkan Emaxwell Souza dan Jordi Amat dalam susunan pemain saat melawan Persijap Jepara. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi tim untuk menjaga keseimbangan fisik dan taktis.
Mauricio Souza menegaskan bahwa pilihan tersebut murni berdasarkan pertimbangan taktik dan kondisi fisik pemain. Ia menyebutkan bahwa keputusan ini dilakukan karena adanya kebutuhan khusus dalam kompetisi yang sedang berlangsung.
Kondisi Fisik Pemain
Sebelum menghadapi Persijap Jepara, Persija baru saja menjalani laga tunda pekan kedelapan melawan Bhayangkara FC. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (29/12/2025) dan berakhir dengan kemenangan 3-0. Dalam laga tersebut, Emaxwell dan Jordi Amat tampil dengan menit bermain tinggi.
Dalam kurun waktu satu pekan, Persija harus melakoni dua pertandingan. Situasi ini membuat staf pelatih memilih memberi waktu istirahat bagi beberapa pemain utama. "Pertama karena kami memiliki waktu istirahat yang sangat sedikit. Keduanya (Emaxwell dan Jordi Amat) juga merasakan kelelahan yang berlebihan," ujar Mauricio Souza.
Antisipasi Kartu Kuning
Selain faktor kelelahan, Mauricio Souza juga mempertimbangkan kondisi disiplin pemain. Emaxwell tercatat telah mengoleksi tiga kartu kuning. Jika kembali mendapat kartu dalam laga melawan Persijap, penyerang asal Brasil itu berpotensi absen pada pertandingan selanjutnya.
Persija dijadwalkan bertemu Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025-2026. Laga Persib vs Persija akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026). "Kami ingin menghindari risiko kartu dan cedera, kami memilih untuk tidak memulai pertandingan dengan mereka," ujar Mauricio Souza. "Namun, jika dibutuhkan, saya pasti akan memasukkan mereka. Syukurlah tidak diperlukan," lanjutnya.
Kehadiran Pemain Lain
Pada laga kontra Persib nanti, Persija juga sudah tidak diperkuat Fabio Calonego dan Ryo Matsumura. Hal ini menambah tantangan bagi pelatih dalam menentukan susunan pemain.
Performa Tim Tanpa Pemain Utama
Meski tanpa Emaxwell dan Jordi Amat, Persija tetap tampil solid hingga mengamankan tiga poin atas Persijap Jepara. Hasil tersebut menjaga posisi tim di papan klasemen Super League 2025-2026.
Mauricio Souza menilai jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi Persija. Dengan jarak antarlaga yang singkat, rotasi pemain menjadi bagian dari strategi menjaga kesiapan tim, termasuk untuk menghadapi Persib di laga selanjutnya.
"Jadwal padat adalah tantangan yang perlu dihadapi dengan baik. Tidak ada banyak waktu hingga pertandingan pekan depan," tutup Mauricio Souza.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar