Puncak Acara Program PIONIR di Bandung
Pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, Mitra Citra Remaja (MCR) PKBI Jawa Barat menggelar puncak acara dari Program PIONIR (Pemuda Inovatif, Inklusif, dan Responsif untuk Indonesia Maju) di Hotel Atlantic City Bandung. Acara ini menjadi momen penting dalam upaya memperkuat kapasitas dan partisipasi pemuda dalam proses perumusan kebijakan publik di Jawa Barat.
Program PIONIR merupakan inisiatif pengembangan kepemudaan yang didanai melalui kompetisi Good Game 2025 Kemenpora RI. MCR berhasil memenangkan kompetisi tersebut, sehingga mendapatkan dana untuk mewujudkan program ini. Tujuan utama dari PIONIR adalah meningkatkan kemampuan advokasi, kepemimpinan, serta partisipasi bermakna pemuda dalam isu-isu strategis di tingkat daerah.
Puncak acara kali ini menghadirkan forum KolaborAKSI: Youth Hearing Bandung, yaitu dialog terbuka antara pemuda dan pemerintah. Forum ini menjadi wadah bagi peserta muda dari berbagai komunitas untuk menyampaikan gagasan, kritik konstruktif, serta aspirasi mereka terkait isu pendidikan, kesehatan, pembangunan inklusif, dan ruang partisipasi publik.
Selain itu, MCR juga menyerahkan risalah aspirasi dan policy note kepada perwakilan DPRD Provinsi Jawa Barat serta DPRD Kota Bandung. Dokumen-dokumen ini berisi rekomendasi kebijakan yang berbasis pada temuan lapangan dan diskusi komunitas selama pelaksanaan Program PIONIR.
Direktur Program MCR PKBI Jawa Barat, Indra Khrisna, menjelaskan bahwa PIONIR menjadi model kolaborasi antara pemerintah dan pemuda yang perlu terus diperkuat. Ia menekankan bahwa pemuda bukan hanya objek program, tetapi aktor penting dalam pengambilan keputusan. Melalui PIONIR, MCR berupaya memastikan suara pemuda terdengar dan diakomodasi dalam kebijakan daerah.
Menurutnya, MCR PKBI Jawa Barat berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi acuan bagi para pemangku kebijakan dalam memperkuat ekosistem pembangunan yang inklusif dan berpihak pada kepentingan generasi muda.
Acara yang dimulai pukul 12.30 WIB turut dihadiri oleh organisasi kepemudaan, akademisi, dan perwakilan lembaga pemerintah. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa ruang dialog antara pemuda dan pemerintah semakin terbuka dan strategis.
Kegiatan Lain dalam Program PIONIR
Selama pelaksanaan Program PIONIR, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk memperkuat partisipasi pemuda. Beberapa di antaranya adalah:
- Workshop tentang advokasi dan kepemimpinan
- Diskusi kelompok dengan fokus pada isu-isu lokal
- Pelatihan teknis untuk penyusunan kebijakan
- Pertemuan dengan stakeholder terkait
Kegiatan-kegiatan ini dirancang agar pemuda lebih memahami dinamika kebijakan publik dan mampu memberikan kontribusi yang berarti.
Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Mereka tidak hanya sebagai calon pemimpin masa depan, tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam proses perubahan. Dengan partisipasi yang lebih luas, pemuda dapat membantu menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Program PIONIR menjadi salah satu contoh nyata bagaimana pemuda bisa diberdayakan melalui pendekatan kolaboratif. Dengan adanya forum seperti Youth Hearing Bandung, pemuda memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan mereka secara langsung kepada pihak berwenang.
Tantangan dan Harapan
Meskipun Program PIONIR telah mencapai beberapa hasil positif, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa rekomendasi yang diberikan benar-benar diimplementasikan oleh pemerintah. Selain itu, perlu ada komitmen jangka panjang untuk menjaga partisipasi pemuda dalam proses kebijakan.
Harapan besar ditempatkan pada MCR PKBI Jawa Barat agar terus menjadi mitra yang andal dalam memfasilitasi dialog antara pemuda dan pemerintah. Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan pembangunan daerah akan lebih berkelanjutan dan merata.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar