Mengapa Avatar 3 Masuk Nominasi Golden Globes Meski Belum Rilis?

Nominasi Golden Globes 2026 Resmi Dirilis

Nominasi Golden Globes 2026 resmi diumumkan pada Senin (8/12/2025). Beberapa judul besar seperti F1, Mission: ImpossibleThe Final Reckoning, Wicked: For Good, hingga Zootopia 2 muncul dalam daftar. Namun, di tengah berbagai judul yang telah menguasai box office, Avatar: Fire and Ash (2025) juga muncul. Film ketiga besutan James Cameron ini baru akan dirilis pada akhir 2025, namun sudah masuk dalam nominasi. Fenomena ini membuat banyak orang bertanya-tanya. Bagaimana bisa sebuah film yang belum tayang dan belum menjual satu tiket pun mendapat tempat di panggung prestisius?

Avatar 3 Masuk Nominasi Cinematic and Box Office Achievement

Avatar 3 atau Avatar: Fire and Ash menjadi salah satu film yang diajukan oleh studio untuk masuk dalam beberapa kategori Golden Globes. Hasilnya, mereka berhasil menembus nominasi Cinematic and Box Office Achievement, berdiri sejajar dengan para jawara tahun ini, seperti F1: The Movie, KPop Demon Hunters, Mission: Impossible The Final Reckoning, Sinners, Weapons, Wicked: For Good, dan Zootopia 2.

Padahal, film tersebut baru siap tayang global menjelang penutupan tahun 2025 sehingga jelas belum memberi kontribusi apa pun pada box office. Pertanyaan baru pun muncul, bagaimana film yang belum tayang bisa masuk dalam kategori berbasis pencapaian penonton?

Alasan Avatar 3 Masuk Nominasi Golden Globes Meski Belum Tayang

Rupanya, studio besar sering mengajukan film lebih cepat untuk mengamankan posisi dalam periode kualifikasi Golden Globes. Dalam kasus Avatar 3, proses itu melibatkan materi awal seperti early cuts, skrip final, serta sejumlah komponen teknis yang cukup untuk memenuhi syarat penilaian.

Meski kedengarannya aneh, praktik ini bukan hal baru di Hollywood. Hanya saja, jarang ada film megabudget sebesar Avatar 3 yang berani masuk gelanggang sebelum perilisan resmi. Namun Golden Globes punya aturan unik: film yang rilis setelah 22 November masih dapat dipertimbangkan jika diproyeksikan memiliki performa box office atau viewership streaming yang luar biasa berdasarkan rekam jejak waralabanya.

Melihat dua film pendahulunya yang merajai dunia, Avatar (2009) dengan 2,9 miliar dolar AS dan Avatar: The Way of Water (2022) dengan 2,3 miliar dolar AS, bukan hal mengejutkan jika Fire and Ash langsung dianggap sebagai calon raksasa berikutnya. Disney/20th Century Studios dan James Cameron tampak sangat yakin dengan kualitasnya, apalagi setelah Avatar dan The Way of Water sama-sama berjaya di Golden Globes pada masanya. Jejak sejarah itu membuka jalan bagi film ketiga untuk melaju lebih awal.

Avatar: Fire and Ash Mengisahkan Tentang Apa?

Avatar 3 kembali mengajak penonton melompat ke dalam jantung Pandora, kali ini menuju konflik baru antara suku-suku Na'vi dan ancaman yang datang dari dalam tanah itu. Cameron kabarnya menyuguhkan eksplorasi wilayah berabu dan elemen api yang membuat visual saga ini semakin liar.

Keluarga Sully tetap menjadi pusat cerita. Namun, film ketiga ini akan memperkenalkan kultur baru, karakter antagonis yang lebih kompleks, serta hubungan emosional antara para Na'vi. Avatar: Fire and Ash sendiri baru tayang di Indonesia pada 17 Desember 2025.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan