
Menjelang Ramadhan 2026, Puasa Rajab sebagai Amalan Sunnah yang Berpahala Besar
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah agar dapat mempersiapkan diri secara spiritual. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah puasa di bulan Rajab, yang merupakan bulan ketujuh dalam kalender Hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan).
Puasa Rajab memiliki keutamaan yang besar, seperti yang dijelaskan oleh Ustadz Muhamad Abror dalam artikelnya Panduan Puasa Rajab: Ketentuan, Niat, dan Keutamaannya. Menurut beliau, barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan, seperti Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, maka ia akan mendapat pahala puasa selama 30 hari.
Bagi yang ingin melaksanakan puasa Rajab tahun ini, masih terbuka hingga Senin, 19 Januari 2026, karena esoknya, Selasa 20 Januari 2026, diperkirakan sudah masuk bulan Sya’ban 1447 H. Berikut beberapa keutamaan puasa Rajab:
-
Bulan yang dimuliakan Rajab termasuk salah satu bulan haram yang dimuliakan dalam Islam, bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Imam Fakhruddin al-Razi dalam Mafâtîh al-Ghaib menjelaskan bahwa ibadah di bulan ini memiliki keutamaan lebih dibanding bulan lainnya. Puasa di bulan Rajab menjadi salah satu cara untuk memperbanyak amalan baik sebelum Ramadhan.
-
Satu hari puasa setara 30 hari Menurut Imam al-Ghazali dalam Ihyâ ‘Ulumiddîn, satu hari puasa di bulan haram termasuk Rajab lebih utama dibanding 30 hari puasa di bulan selainnya. “Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram.” Ini menunjukkan betapa besar pahala puasa Rajab, yang menjadi motivasi untuk memperbanyak ibadah menjelang Ramadhan 2026.
-
Melatih kesabaran dan menahan diri Puasa Rajab membantu umat Muslim melatih kesabaran, disiplin, dan kontrol diri. Amalan ini menjadi latihan awal untuk menyiapkan tubuh dan jiwa menghadapi puasa wajib di bulan Ramadhan.
-
Menambah bekal pahala menjelang Ramadhan Menjalankan puasa di bulan Rajab merupakan salah satu bekal pahala sebelum bulan suci tiba. Pahala yang diperoleh bisa menjadi amalan tambahan, membersihkan dosa, dan meningkatkan kualitas ibadah saat Ramadhan 2026 nanti.
-
Fleksibel dan mudah dijalankan Puasa Rajab dapat dilakukan secara fleksibel, baik di rumah maupun saat bepergian, karena sifatnya sunnah. Bagi yang sibuk, cukup memilih beberapa hari dalam bulan Rajab hingga Senin, 19 Januari 2026, sehingga tetap realistis dijalankan tanpa mengganggu aktivitas harian.
Menjelang Ramadhan 2026, memperbanyak puasa sunnah di bulan Rajab menjadi amalan strategis untuk menyiapkan diri secara spiritual. Dengan melaksanakan puasa hingga 19 Januari 2026, umat Muslim dapat memperoleh pahala besar, meneladani ajaran Nabi, serta memperkuat ibadah sebelum memasuki bulan suci.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar