Mengapa Warner Bros Pilih Netflix Daripada Paramount

Perusahaan Warner Bros. Discovery Inc. Menolak Tawaran Pengambilalihan dari Paramount

Warner Bros. Discovery Inc. dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menolak tawaran pengambilalihan paksa atau hostile takeover dari Paramount, yang dipimpin oleh Skydance Corp. Keputusan ini didasarkan pada kekhawatiran terhadap struktur pendanaan dan sejumlah persyaratan yang diajukan. Sebagai langkah awal, dewan direksi perusahaan akan merekomendasikan kepada pemegang saham untuk menolak penawaran tersebut.

Menurut sumber yang tidak disebutkan identitasnya, dewan menilai bahwa kesepakatan yang telah ada antara Warner Bros. dengan Netflix Inc. lebih menguntungkan dibandingkan proposal Paramount. Kesepakatan dengan Netflix menawarkan nilai, kepastian, dan ketentuan yang lebih baik. Meskipun respons resmi belum diumumkan, kemungkinan besar akan dirilis dalam waktu dekat. Namun, hingga saat ini, keputusan akhir masih dalam proses evaluasi.

Beberapa isu utama yang menjadi alasan penolakan termasuk kekhawatiran terhadap struktur pendanaan yang diajukan Paramount. Pendanaan tersebut didukung oleh sebuah trust yang mengelola kekayaan ayah David Ellison, miliarder perangkat lunak Larry Ellison. Karena trust tersebut bersifat dapat dicabut (revocable trust), aset di dalamnya bisa ditarik kapan saja. Hal ini dinilai berisiko karena bisa mengancam perlindungan hukum bagi Warner Bros.

Masalah pendanaan semakin rumit setelah salah satu pendukung Paramount mundur dari transaksi. Affinity Partners, sebuah perusahaan investasi yang dipimpin oleh Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, menyatakan mundur dari rencana akuisisi dengan alasan keterlibatan “dua pesaing kuat.” Di hari yang sama, Trump juga mengkritik Paramount melalui media sosial, menyebut perlakuan terhadap dirinya oleh divisi CBS milik Paramount memburuk sejak keluarga Ellison mengambil alih kendali perusahaan.

Keluarga Ellison memiliki hubungan dekat dengan Trump, sehingga kritik tersebut dianggap sebagai faktor tambahan dalam keputusan Warner Bros. Selain itu, dewan direksi juga khawatir tentang gangguan operasional selama proses persetujuan regulator yang bisa memakan waktu hingga satu tahun atau lebih. Mereka merasa Paramount tidak memberikan fleksibilitas yang cukup untuk menjalankan bisnis maupun mengelola neraca keuangan selama periode tersebut.

Paramount sebelumnya mengklaim telah menjawab kekhawatiran Warner Bros., termasuk terkait fleksibilitas pembiayaan ulang utang serta pembayaran break-up fee senilai US$5 miliar yang akan dijamin oleh keluarga Ellison. Selain itu, mereka juga telah menyesuaikan sejumlah ketentuan penawarannya. Misalnya, sekitar US$1 miliar pendanaan dari Tencent Holdings Ltd. asal China ditarik karena kekhawatiran terkait isu keamanan nasional.

Di sisi lain, Warner Bros. baru-baru ini menyepakati penjualan unit studio, bisnis streaming, dan HBO kepada Netflix dengan harga US$27,75 per saham, atau sekitar US$83 miliar termasuk utang. Kesepakatan ini mengakhiri persaingan penawaran antara Netflix, Paramount, dan Comcast Corp. Secara terpisah, Warner Bros. juga berencana memisahkan jaringan televisi kabel seperti CNN dan TNT kepada pemegang saham sebelum transaksi dengan Netflix rampung.

Sementara itu, Paramount menawarkan pembelian seluruh saham Warner Bros. dengan harga US$30 per saham, atau lebih dari US$108 miliar termasuk utang. Tiga hari setelah Netflix dan Warner Bros. mengumumkan kesepakatan, Paramount langsung membawa tawaran tersebut ke pemegang saham melalui penawaran tender publik. Meskipun penawaran tersebut bukan harga terbaik dan final, Paramount menunjukkan adanya ruang untuk meningkatkan nilai penawaran.

Harga saham Warner Bros. ditutup pada level US$28,90 di New York, mencerminkan ekspektasi sebagian investor bahwa valuasi perusahaan masih bisa meningkat. Berdasarkan perjanjian dengan Netflix, Warner Bros. dilarang secara aktif mencari penawaran dari pihak lain, namun tetap diperbolehkan mempertimbangkan proposal yang masuk. Jika muncul penawaran yang dinilai lebih unggul, Warner Bros. wajib memberikan kesempatan kepada Netflix untuk menyamai tawaran tersebut guna mempertahankan kesepakatan yang telah disepakati.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan