Mengenal Penyebab dan Solusi Gigi Ompong pada Dewasa

Penyebab dan Pengobatan Gigi Goyang pada Orang Dewasa

Gigi goyang sering dianggap sebagai hal yang wajar terjadi pada anak-anak saat mereka mengganti gigi susu. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi pada orang dewasa dan menjadi tanda adanya masalah serius dalam kesehatan gigi dan gusi. Jika gigi terasa longgar tanpa cedera atau benturan, sebaiknya tidak diabaikan karena bisa berkaitan dengan kerusakan jaringan penyangga gigi.

Pada usia dewasa, penyebab umum gigi goyang adalah penyakit gusi yang disebut periodontitis. Infeksi ini menyerang gusi dan secara perlahan merusak tulang yang menopang gigi. Akibatnya, penyangga gigi melemah dan membuat gigi kehilangan kestabilannya. Jika tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin parah dan berujung pada kehilangan gigi secara permanen.

Menurut drg. R. A. Syanti W. Astuty, Sp.Perio, FISID, MM, seorang dokter gigi spesialis periodonsia dari Bethsaida Hospital Dental Center Gading Serpong, gigi yang mulai goyang merupakan sinyal peringatan tubuh. Kondisi ini menunjukkan adanya masalah serius pada gusi dan tulang penyangga gigi. "Penanganan yang tepat bisa membantu menyelamatkan gigi Anda," ujarnya.

Penyebab Umum Gigi Goyang pada Orang Dewasa

Gigi goyang pada orang dewasa bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, benturan atau trauma pada rahang. Kedua, penyakit sistemik seperti diabetes, yang memengaruhi kesehatan gusi. Ketiga, infeksi gusi periodontitis, yang merupakan penyebab utama. Keempat, kebiasaan menggertakkan gigi (bruxism), yang dapat memberikan tekanan berlebih pada gigi dan gusi.

Jika dibiarkan tanpa perawatan, risiko gigi tanggal meningkat. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pemeriksaan oleh dokter gigi profesional.

Perawatan Gigi Goyang yang Efektif

Perawatan gigi goyang pada orang dewasa memerlukan pemeriksaan mendalam oleh dokter gigi. Tindakan yang diberikan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa metode perawatan meliputi:

  • Pembersihan karang gigi atau scaling
  • Stabilisasi gigi goyang dengan menyambungkan ke gigi lain
  • Prosedur bedah periodontal jika diperlukan

Selain perawatan medis, perawatan mandiri di rumah sangat penting untuk mencegah kondisi semakin memburuk. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menyikat gigi dengan lembut menggunakan teknik yang benar
  • Menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi
  • Berkumur dengan air garam untuk mengurangi peradangan
  • Memilih makanan bertekstur lunak agar tidak memberi beban berlebih pada gigi

Setelah pemeriksaan lengkap, dokter gigi akan menentukan terapi yang paling sesuai. Perawatan bisa mencakup stabilisasi gigi agar kembali kokoh, pembersihan plak dan karang yang menyebabkan infeksi, serta terapi perbaikan jaringan dan tulang. Selain itu, penyesuaian gigitan juga diperlukan agar tekanan merata.

Pentingnya Pencegahan

Pencegahan adalah kunci dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Kebiasaan sederhana sehari-hari memiliki dampak besar terhadap kestabilan gigi. Misalnya, menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang benar membantu menjaga kebersihan mulut. Scaling rutin setiap enam bulan sekali juga penting untuk menghilangkan karang gigi yang sulit dibersihkan dengan sikat biasa.

Menghindari kebiasaan menggigit benda keras atau menggertakkan gigi dapat mencegah tekanan berlebih pada gigi. Bagi penderita diabetes, kontrol gula darah dengan baik sangat penting karena pengaruhnya terhadap kesehatan gusi.

Teknologi Modern dalam Perawatan Gigi

Bethsaida Hospital Gading Serpong memiliki fasilitas Dental Center yang menggunakan teknologi modern seperti 3D CBCT, Waterlase, laser dentistry, dan CAD CAM dentistry. Teknologi ini mendukung perawatan yang lebih presisi dan nyaman bagi pasien.

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, mengatakan bahwa dengan dukungan dokter gigi umum dan spesialis berpengalaman, berbagai masalah gigi termasuk gigi goyang bisa ditangani secara menyeluruh. "Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien," ujarnya.

"Melalui teknologi terkini dan keahlian dokter spesialis, Bethsaida Hospital Dental Center berupaya memberikan perawatan yang sesuai kebutuhan setiap pasien," pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan