Menjelang Nataru, Dinkopukmperindag Kota Serang Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Menjelang Nataru, Dinkopukmperindag Kota Serang Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Operasi Pasar Bersubsidi di Kota Serang Hadapi Kenaikan Harga Pangan

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 20252026, Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan atau Dinkopukmperindag Kota Serang kembali menggelar operasi pasar bersubsidi. Langkah ini bertujuan untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan. Sebanyak 3.000 paket sembako murah disiapkan dan dibagikan di enam kecamatan.

Kabid Perdagangan Dinkopukmperindag Kota Serang, Yahya Widianto menjelaskan bahwa operasi pasar bersubsidi rutin digelar sejak dua tahun terakhir dan dinilai efektif dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok setiap akhir tahun.

Menjelang Nataru harga bahan pokok cenderung naik. Untuk mengantisipasi dan menekan inflasi, kami kembali menggelar operasi pasar bersubsidi, ujarnya saat kegiatan di Kecamatan Serang, Jumat (12/12/2025).

Operasi pasar berlangsung mulai 8 hingga 15 Desember 2025 dengan lokasi yang berpindah setiap hari. Berikut titik pelaksanaannya:

  • Kecamatan Taktakan
  • Kecamatan Curug
  • Kecamatan Walantaka
  • Kecamatan Kasemen
  • Kecamatan Serang
  • Kecamatan Cipocok Jaya

Setiap kecamatan mendapatkan 500 paket, sehingga total mencapai 3.000 paket sembako murah. Satu paket sembako dapat ditebus warga seharga Rp55.000, dari harga sebenarnya Rp110.000. Selisih harga tersebut disubsidi pemerintah sebesar Rp55.000 per paket.

Isi paket sembako meliputi:

  • Minyak goreng
  • Telur setengah lusin
  • Satu ekor ayam potong
  • Bawang merah
  • Cabai merah keriting

Yahya menjelaskan bahwa bawang merah dan cabai merah keriting merupakan dua komoditas penyumbang inflasi tertinggi menurut data BPS dua tahun terakhir. Karena itu, kedua komoditas ini dimasukkan dalam paket.

Pembagian kupon dilakukan melalui kecamatan, kemudian diteruskan kepada kelurahan. Sistem ini dipilih karena kelurahan dinilai paling memahami kondisi warganya yang membutuhkan.

Satu keluarga satu kupon menjadi acuan kami. Namun bisa saja satu KK mendapatkan dua kupon apabila sudah tinggal terpisah, jelas Yahya.

Sekretaris Kecamatan Serang, Agung Ginanjar menambahkan bahwa pihak kecamatan berperan menyiapkan lokasi pelaksanaan.

Kupon dari Dinkop didistribusikan ke kelurahan. Kelurahan yang menentukan penerima karena mereka yang paling tahu kondisi warga, katanya.

Warga Rasakan Manfaat

Eka, warga Bumi Agung 1, mengaku sangat terbantu dengan adanya paket sembako murah tersebut.

Harga-harga lagi naik, terutama ayam, telur, cabai, dan bawang merah. Paket Rp55.000 ini sangat membantu, ujarnya.

Eka berharap program ini bisa digelar lebih sering, terutama menjelang Ramadan atau Lebaran.

Langkah Pemerintah Menekan Inflasi

Yahya menegaskan bahwa operasi pasar bersubsidi merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Kota Serang kepada masyarakat di tengah ancaman inflasi.

Harapannya kegiatan ini bermanfaat dan mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Kalau inflasi tinggi, daya beli turun. Lewat operasi pasar ini perekonomian diharapkan tetap bergerak, tegasnya.

Operasi pasar bersubsidi akan terus menjadi program strategis Dinkopukmperindag untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan warga Kota Serang.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan