
Menteri Agama Akan Kembali ke Bone untuk Rayakan Hari Amal Bakti ke-80
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dijadwalkan kembali ke kampung halamannya di Bone untuk menghadiri puncak perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama yang akan berlangsung pada 6–10 Januari. Rangkaian acara HAB di Sulawesi Selatan telah dimulai sejak beberapa hari lalu dan mencakup berbagai kegiatan sosial serta budaya.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan bahwa tema HAB tahun ini adalah “Umat Rukun dan Sinergi Menuju Indonesia Damai dan Maju”. Tema ini menekankan pentingnya kerukunan antar umat beragama sebagai dasar untuk membangun bangsa yang harmonis dan maju. Ia menjelaskan bahwa kerukunan tidak hanya sekadar saling menghargai, tetapi juga menjadi kekuatan sinergis dalam mendorong kemajuan bersama.
“Kerukunan umat beragama bukan sekadar saling menghargai dan menghormati antar pemeluk agama yang berbeda, suku yang berbeda, dan ras yang berbeda,” ujarnya. Lebih dari itu, kerukunan menjadi kekuatan kolaboratif untuk membangun bangsa ini menuju Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.”
Rangkaian kegiatan HAB Kemenag telah dilaksanakan sejak beberapa hari lalu. Di antaranya adalah donor darah, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta anjangsana dan kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Acara tersebut juga diisi dengan upacara peringatan HAB yang digelar di Man 2 Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, pada Sabtu (3/1/2026).
Ali Yafid menegaskan bahwa Kementerian Agama di masa depan diharapkan bisa lebih baik, lebih maju, dan lebih berkembang dalam melayani masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulsel. Ia mengimbau seluruh jajaran Kemenag Sulsel agar tetap kompak dan semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kementerian Agama agar terus menjalin kebersamaan dan persatuan yang dilandasi keikhlasan serta ketulusan dalam melayani masyarakat, khususnya di Sulsel,” jelasnya.
Kolaborasi Antara Pemprov Sulsel dan Kemenag
Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel, Erwin Sodding, menyatakan bahwa sinergi antara Pemprov Sulsel dan Kemenag telah terjalin dengan baik sejak awal tahun. Sinergi tersebut membuahkan hasil positif, salah satunya dengan diraihnya penghargaan nasional oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel.
“FKUB Sulsel mendapatkan penghargaan tingkat nasional dalam dua kategori, sebagai daerah dengan kehidupan beragama yang harmonis dan inspiratif,” ujarnya. Capaian tersebut akan terus dikembangkan dan ditingkatkan pada tahun mendatang melalui kolaborasi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan Sosial dan Budaya
Selain upacara dan penghargaan, rangkaian HAB juga mencakup berbagai kegiatan sosial dan budaya yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antar masyarakat. Donor darah, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta anjangsana dan kegiatan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati HAB, tetapi juga untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kerukunan dan kolaborasi dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar