
Gedung Rakyat Kabupaten Tegal Diresmikan Setelah Direvitalisasi
Gedung Rakyat Kabupaten Tegal kini telah resmi difungsikan kembali setelah melalui proses revitalisasi sejak Agustus 2025. Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam sebuah acara yang berlangsung meriah dan dihadiri oleh para pejabat kementerian, pemerintah daerah, serta tokoh-tokoh budaya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebayaan Kemenbud RI Ahmad Mahendra, Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Dr. Ir. Feri Arlius, Anggota DPR RI Ali Zamroni, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Brebes Wurja. Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Ki Haryo Susilo Enthus Susmono, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tegal Junaedi, serta Forkopimda Kabupaten Tegal.
Revitalisasi Gedung Rakyat Slawi
Dirjen Ahmad Mahendra dalam sambutannya menyampaikan bahwa revitalisasi Gedung Rakyat Slawi merupakan bagian dari program strategis Kementerian Kebudayaan dalam memperkuat infrastruktur kebudayaan di daerah. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini kementerian telah membangun 89 sarana dan prasarana kebudayaan, terdiri dari 30 pembangunan fisik seperti gedung kesenian dan 59 program nonfisik yang mencakup penelitian, pembinaan, serta berbagai kegiatan seni.
“Gedung Rakyat ini adalah salah satu contoh sarana fisik yang berhasil kami bangun. Sementara dukungan nonfisik kami berikan melalui program penelitian, kegiatan seni, dan pembinaan komunitas,” jelasnya, Selasa 2 Desember 2025.
Apresiasi dari Wakil Bupati Tegal
Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat dan Komisi X DPR RI yang telah mendukung revitalisasi gedung tersebut. Menurutnya, kondisi gedung yang sebelumnya tidak layak kini berubah menjadi bangunan megah dan lebih representatif bagi kegiatan seni budaya.
“Dulu kondisinya kurang terawat. Sekarang tampak megah dan estetis. Ini menjadi ruang penting bagi para seniman dan budayawan Tegal,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan gedung tersebut dapat memicu tumbuhnya komunitas seni baru, serta melahirkan karya-karya yang mampu mengangkat nama Kabupaten Tegal di tingkat nasional.
Peran Gedung Rakyat sebagai Ruang Publik
Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan bahwa Gedung Rakyat Slawi merupakan ruang publik yang disiapkan untuk masyarakat sebagai tempat berekspresi dan memperkuat identitas budaya lokal.
“Ini rumah bagi masyarakat Tegal, tempat untuk melahirkan karya sekaligus ruang yang memperkuat jati diri budaya daerah,” katanya.
Fadli Zon juga memberikan apresiasi terhadap rangkaian kegiatan yang digelar dalam momentum peresmian, mulai dari Kirab Budaya, Festival Poci, Pekan Film Tegal, hingga beragam pertunjukan lainnya. Ia menekankan bahwa revitalisasi gedung seni harus diimbangi dengan penguatan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan, seperti workshop pengelolaan gedung, kalender kegiatan tahunan, pameran seni rupa, festival, pertunjukan seni, hingga kegiatan pendidikan seperti lomba seni untuk pelajar.
“Budaya bukan hanya dilestarikan, tetapi juga harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini bagian dari industri budaya dan ekonomi kreatif yang berpotensi menguatkan UMKM,” jelasnya.
Penemuan Fosil di Situs Semedo
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon turut menyoroti keberadaan Situs Semedo di Kabupaten Tegal yang menjadi salah satu lokasi penting penemuan fosil manusia purba di Indonesia. Ia menyebut bahwa Semedo memiliki nilai antropologis global karena menjadi bagian dari jejak peradaban tertua di Nusantara.
“Temuan fosil manusia purba di Semedo adalah elemen penting dalam narasi peradaban dunia. Bahkan dalam dua minggu ke depan, fosil Java Man akan dipulangkan dari Belanda ke Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap ekosistem budaya di Tegal yakni mulai dari museum, kuliner, wisata alam seperti Guci, hingga wisata sejarah, dapat terintegrasi dengan baik sehingga Kabupaten Tegal dapat berkembang menjadi salah satu destinasi budaya unggulan nasional.
Komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Menutup sambutannya, Fadli Zon menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat sektor kebudayaan, meningkatkan wisata budaya, memberdayakan ekonomi kreatif, sekaligus memperkokoh peran Indonesia dalam peradaban dunia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar