
nurulamin.pro, JAKARTA - Indonesia menunjukkan sikap tegas terhadap pengakuan Israel atas kedaulatan Somaliland, wilayah yang berada di bawah yurisdiksi Republik Federal Somalia. Pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia menyebutkan bahwa pengakuan tersebut dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan kawasan Tanduk Afrika dan Laut Merah.
Pernyataan bersama ini disepakati oleh menteri luar negeri dari 22 negara, termasuk Indonesia, serta organisasi seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Pernyataan tersebut ditandatangani pada 26 Desember 2025, dan dikeluarkan melalui media sosial Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada malam hari, 31 Desember.
Menurut pernyataan bersama, pengakuan Israel terhadap Somaliland dinilai akan memberikan dampak serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Selain itu, pengakuan tersebut juga dianggap sebagai pelanggaran besar terhadap hukum internasional. Pernyataan tersebut menekankan bahwa Somaliland merupakan bagian integral dari Republik Federal Somalia, sehingga pengakuan Israel dianggap melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Indonesia menyatakan bahwa tindakan Israel mencerminkan sikap "ekspansionisme" yang nyata. Hal ini menunjukkan bahwa Israel tidak menghormati prinsip-prinsip dasar hukum internasional, terutama dalam hal menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah suatu negara.
Selain itu, Indonesia dan negara-negara peserta pernyataan bersama menegaskan dukungan penuh terhadap kedaulatan Republik Federal Somalia. Mereka menolak segala upaya yang bertujuan merongrong persatuan dan keutuhan wilayah negara tersebut.
Pernyataan bersama juga menyatakan bahwa pengakuan sebagian wilayah sebagai negara berdaulat menjadi preseden yang berbahaya. Hal ini dapat mengancam perdamaian dan keamanan internasional, serta melanggar dasar-dasar hukum internasional yang diatur dalam Piagam PBB.
Indonesia juga menentang keras upaya menjadikan pengakuan Somaliland sebagai langkah untuk mempercepat proses "pengusiran secara paksa warga Palestina dari wilayahnya". Pernyataan ini menunjukkan bahwa Indonesia khawatir tindakan Israel dapat memicu konflik lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.
Pada 26 Desember, Israel menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat. Wilayah ini sebelumnya belum memiliki pengakuan resmi dari negara mana pun sejak menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada tahun 1991. Meskipun demikian, Somaliland tetap beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.
Pemerintah Somalia sendiri menolak pengakuan terhadap Somaliland sebagai negara merdeka. Mereka menganggap wilayah tersebut sebagai bagian integral dari wilayah mereka. Setiap kesepakatan atau keterlibatan langsung dengan Somaliland dinilai sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan persatuan negara.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar